- tvOne - khumaidi
Sejumlah Bandara Ditutup Imbas Erupsi Anak Krakatau, 54 Penerbangan di Juanda Dibatalkan
Sidoarjo, tvOnenews.com - Aktivitas erupsi Anak Gunung Krakatau berdampak pada operasional sejumlah bandara di sekitar wilayah tersebut. Hingga Senin (7/9/2026), terdapat empat bandara yang masih mengalami penutupan operasional, yakni Bandara Soekarno-Hatta, Bandara Halim Perdanakusuma, Bandara Radin Inten II, dan Bandara Husein Sastranegara.
Kondisi tersebut turut memberikan dampak berantai terhadap konektivitas dan rotasi penerbangan, termasuk sebagian operasional penerbangan di Bandara Internasional Juanda, Surabaya.
Berdasarkan kondisi operasional hingga pukul 11.40 WIB pada Senin (7/9/2026), sebanyak 54 penerbangan di Bandara Internasional Juanda mengalami pembatalan atau cancel flight. Rinciannya, 24 penerbangan kedatangan dan 30 penerbangan keberangkatan.
Bandara Internasional Juanda terus melakukan pemantauan dan berkoordinasi secara intensif dengan maskapai serta seluruh stakeholder terkait. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan penyesuaian operasional dapat ditangani dengan baik dan pelayanan kepada pengguna jasa tetap berjalan optimal.
Sebagai bentuk perhatian kepada penumpang yang terdampak, Bandara Internasional Juanda juga memberikan Service Recovery Activation berupa makanan ringan dan minuman.
Personel Airport Security, Terminal Inspector, dan Customer Service turut disiagakan untuk membantu memberikan informasi, mengarahkan pengguna jasa, serta memastikan kebutuhan penumpang tetap mendapatkan pelayanan secara maksimal.
Manager Bandara Internasional Juanda, M Tohir, mengatakan pihaknya akan terus memantau kondisi terkini erupsi Anak Gunung Krakatau yang berdampak pada penutupan sejumlah bandara dan berimbas terhadap rotasi pesawat.
"Kami mengimbau seluruh pengguna jasa untuk terus memantau status dan jadwal penerbangan melalui kanal resmi maskapai masing-masing serta mengikuti informasi dan arahan petugas selama berada di area terminal," ujar M Tohir.
Menurutnya, Bandara Internasional Juanda juga akan melayani penerbangan selama 24 jam sebagai salah satu bandara alternatif untuk mendukung kelancaran operasional penerbangan dan konektivitas pengguna jasa selama kondisi tersebut berlangsung.
"Sebagai salah satu bandara alternatif, Bandara Internasional Juanda akan melayani penerbangan selama 24 jam guna mendukung kelancaran operasional penerbangan dan konektivitas pengguna jasa selama berlangsungnya kondisi ini," ucapnya.
Bandara Internasional Juanda bersama seluruh stakeholder terkait berkomitmen untuk terus mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pengguna jasa. Pelayanan kepada penumpang juga akan tetap diberikan secara optimal selama berlangsungnya penyesuaian operasional penerbangan.
M Tohir menambahkan, pihaknya menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul akibat kondisi tersebut.
"Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul dan mengucapkan terima kasih atas pengertian serta kerja sama seluruh pengguna jasa," pungkasnya. (khu/gol)