- tvOne - rohmadi
Lansia Tewas di Tengah Kebakaran Lahan Tebu di Jombang, Diduga Terlalu Banyak Hirup Asap
Jombang, tvOnenews.com – Kebakaran lahan pertanian di Dusun Ketanon, Desa/Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, berujung tragis. Seorang pria lanjut usia bernama Sutaji (67) ditemukan meninggal dunia di tengah lahan yang terbakar, Sabtu (12/9) sekitar pukul 11.00 WIB.
Saat ditemukan, sebagian kondisi tubuh korban mengalami pengelupasan. Jasad Sutaji berada di area lahan yang sebelumnya dilalap api. Di sekitar lokasi, sejumlah peralatan pertanian seperti cangkul dan sekop masih terlihat.
Korban diduga sedang membakar sisa tanaman tebu atau daduk sebelum akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Berdasarkan informasi awal dari tim medis, Sutaji diduga meninggal akibat terlalu banyak menghirup asap.
Namun, penyebab pasti kematian korban masih belum dapat dipastikan. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui apakah korban meninggal akibat paparan asap, kobaran api, atau faktor lainnya.
Kepala Pelaksana BPBD Jombang, Wiku Birawa F. Diaz, mengatakan petugas awalnya menerima laporan mengenai kebakaran lahan di wilayah Ketanon, Diwek.
“Awal mulanya kita mendapat informasi bahwa ada kebakaran lahan di Ketanon, Diwek. Begitu di-share lokasi, dari situ langsung ditindaklanjuti dengan anggota untuk menuju ke lokasi,” kata Wiku.
Petugas kemudian bergerak melakukan penanganan dan pemadaman. Saat proses tersebut berlangsung, petugas justru menemukan adanya korban jiwa di area lahan yang terbakar.
“Setelah dilakukan penanganan, ditemukan adanya korban, sehingga segera berkoordinasi dengan kepolisian dan dari Dinas Kesehatan melalui PSC untuk segera mengamankan lokasi,” ujarnya.
Wiku mengatakan, saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia. Meski demikian, BPBD belum dapat memastikan penyebab kematian Sutaji.
“Sampai dengan hari ini kita juga belum tahu penyebabnya, tapi kita fokus dulu untuk penanganan kebakaran. Terus juga terkait dengan jenazahnya sudah diatasi dari kepolisian maupun Dinas Kesehatan melalui PSC,” jelasnya.
Sementara itu, penyebab kebakaran lahan juga masih didalami. Berdasarkan kondisi di lapangan serta arah angin, api diduga merambat dari sisi selatan ke arah utara.
Kebakaran bahkan merembet hingga ke area tanaman bambu di sekitar lahan pertanian. Petugas pemadam kebakaran masih melakukan upaya pemadaman untuk mencegah api semakin meluas.