news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

FIKKIA Run UNAIR 2026.
Sumber :
  • tim tvone - happy oktavia

900 Pelari Ramaikan FIKKIA Run UNAIR 2026

Ratusan pelari dari berbagai kota memeriahkan FIKKIA Run UNAIR 2026 yang digelar di Banyuwangi.
Senin, 19 Oktober 2026 - 12:41 WIB
Reporter:
Editor :

Banyuwangi, tvOnenews.com – Ratusan pelari dari berbagai kota memeriahkan FIKKIA Run UNAIR 2026 yang digelar di Banyuwangi, Minggu (18/10). Ada 900 pelari yang mengikuti beberapa kategori, mulai 5 kilometer (5K) dan 10 kilometer (10K). Kegiatan ini menjadi ajang olahraga sekaligus wadah mempererat hubungan antara sivitas akademika Universitas Airlangga (Unair), alumni, dan masyarakat.

FIKKIA Run 2026 mengambil titik start dan finish di Gesibu Blambangan. Peserta menempuh rute yang melintasi sejumlah kawasan di Banyuwangi, mulai dari Kampung Nelayan Plengsengan, Pasar Blambangan Lateng, kawasan Kampus FIKKIA UNAIR Banyuwangi, Stadion Diponegoro, hingga Pasar Induk Banyuwangi.

Peserta berasal dari berbagai kalangan, mulai pelajar, mahasiswa, komunitas lari, hingga masyarakat umum dari Banyuwangi dan daerah sekitarnya.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Dies Natalis ke-72 Unair sekaligus perayaan 12 tahun kehadiran FIKKIA Unair di Banyuwangi. Penyelenggaraan tahun ini menjadi tahun ketiga FIKKIA Run sejak pertama kali digelar pada 2024.

Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni UNAIR, Prof. Ir. Mochammad Amin Alamsjah, M.Si., Ph.D., mengapresiasi perkembangan Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam (FIKKIA) Unair Banyuwangi yang berdiri sejak tahun 2014 lalu.

Perjalanan FIKKIA, tambah Amin, selama lebih dari satu dekade menunjukkan perkembangan yang patut disyukuri. Momentum tersebut perlu dimanfaatkan untuk memperkuat kapasitas akademik sekaligus membangun hubungan yang lebih erat antara dosen, mahasiswa, dan alumni.

"Kita bersyukur dengan perkembangan FIKKIA yang luar biasa sekali dan ini sudah memasuki tahun ke-12," bebernya.

Ia menilai, penguatan ikatan antar elemen kampus menjadi salah satu hal penting untuk mendorong kemajuan FIKKIA. Dengan hubungan yang semakin solid, potensi perguruan tinggi tersebut diharapkan mampu berkembang dan memberikan kontribusi lebih luas.

"Kedepan, kompetensi dosen, mahasiswa maupun alumni itu ikatannya terjalin makin kuat sehingga menunjukkan kompetensi yang signifikan, baik di tingkat lokal, regional, nasional, bahkan internasional," tambah Amin.

Amin juga menyoroti keterlibatan berbagai kalangan dinilai menjadi modal penting untuk memperluas jangkauan kegiatan sekaligus memperkuat kedekatan perguruan tinggi dengan masyarakat.

"Ini sangat luar biasa sekali, semangat teman-teman seluruh sivitas akademika FIKKIA membentuk sebuah kolaborasi yang luar biasa," ungkapnya.

Posisi Unair dalam persaingan perguruan tinggi berkelas dunia menjadi peluang yang perlu dimanfaatkan secara optimal, termasuk oleh masyarakat Banyuwangi dan daerah sekitarnya.

Menurut dia, pengembangan sistem pembelajaran di FIKKIA perlu terus selaras dengan standar pendidikan tinggi internasional. Dengan demikian, kualitas pendidikan dan fasilitas yang tersedia dapat memberikan manfaat lebih luas.

"UNAIR sekarang ini menduduki posisi yang sangat bagus dalam world class university. Tentunya sistem pembelajaran di FIKKIA sudah mengikuti pola standar world class university yang ada," jelasnya.

Keberadaan FIKKIA di Banyuwangi membuka kesempatan bagi masyarakat untuk mengakses pendidikan tinggi dengan standar internasional tanpa mengabaikan potensi kerja sama yang dimiliki kampus.

Amin juga menekankan pentingnya jaringan alumni dan mitra perguruan tinggi dalam mendukung perkembangan institusi.

“Jejaring tersebut dapat menjadi kekuatan untuk membangun kolaborasi yang berkelanjutan,” tegas Amin.

Sekretaris Daerah Banyuwangi, Suyanto Waspo Tondo Wicaksono turut menilai kehadiran UNAIR selama 12 tahun memberikan kontribusi bagi perkembangan daerah, terutama dalam bidang pendidikan.

"Insyaallah membawa perubahan besar bagi Banyuwangi, utamanya sektor pendidikan. Karena banyak mahasiswa yang datang di Banyuwangi, jadi membawa dampak positif untuk kemajuan Banyuwangi," kata Yayan, sapaan akrabnya.

Rangkaian Dies Natalis ke-72 Unair dan peringatan 12 tahun FIKKIA di Banyuwangi sebelumnya juga diisi dengan International Conference on One Health Synergy (ICHOS) 2026 pada 16–17 Oktober di Hotel Aston Banyuwangi.

Konferensi tersebut menghadirkan seminar ilmiah, Focus Group Discussion (FGD), serta forum akademik yang melibatkan mahasiswa dari enam negara. (hoa/hen)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

04:56
08:50
02:47
06:54
06:16
06:20

Viral