news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat melalui Kawedanan Hageng Punakawan Nitya Budaya turut berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan Thai International Travel Fair (TITF) 2026..
Sumber :
  • Istimewa

Kawedanan Hageng Punakawan Nitya Budaya Berpartisipasi Dalam Rangkaian Thai International Travel Fair (TITF) 2026

Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat melalui Kawedanan Hageng Punakawan Nitya Budaya turut berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan Thai International Travel Fair (TITF) 2026 yang diselenggarakan di Queen Sirikit National Convention Center (QSNCC), Bangkok.
Senin, 26 Januari 2026 - 18:32 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat melalui Kawedanan Hageng Punakawan Nitya Budaya turut berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan Thai International Travel Fair (TITF) 2026 yang diselenggarakan di Queen Sirikit National Convention Center (QSNCC), Bangkok. TITF merupakan pameran pariwisata internasional tahunan yang mempertemukan pelaku industri pariwisata dari berbagai negara dan menjadi salah satu platform strategis dalam promosi destinasi dunia.

Berdasarkan laporan Travel and Tour World, TITF 2026 diposisikan sebagai salah satu pameran pariwisata besar yang mendorong pemulihan industri perjalanan pascapandemi serta mempromosikan tren pariwisata global. Dengan ratusan exhibitor dan ribuan pelaku industri yang terlibat, ajang ini menjadi ruang penting untuk memperkenalkan destinasi unggulan dan membangun jejaring internasional.

Melalui Kawedanan Hageng Punakawan Nitya Budaya yang dipimpin oleh GKR Bendara, tim pariwisata Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat yang dioperasikan oleh Kawedanan Radya Kartiyasa dan diwakili oleh Divisi Marketing and Communication hadir untuk memperkenalkan tiga aset wisata budaya utama, yaitu KgD Kedhaton, KgD Wahanarata dan KgD Tamansari, sebagai representasi kekayaan budaya Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat yang hidup, anggun dan sarat makna.

Ketiga destinasi ini menjadi wajah Yogyakarta sebagai pusat peradaban Jawa yang masih terjaga hingga hari ini. KgD Kedhaton menghadirkan inti kehidupan Karaton dengan ritual, tata krama, dan filosofi Jawa. KgD Wahanarata mencerminkan harmoni antara budaya dan alam, sementara KgD Tamansari memancarkan romantisme masa lalu melalui arsitektur dan simbolisme yang penuh makna.

Rangkaian promosi Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat di Bangkok diawali dengan kegiatan coffee morning pada 19 Januari 2026 bersama 15 travel agent berbasis di Thailand, bekerja sama dengan mitra ticketing online system GlobalTix Group, yang berlangsung di Rembrandt Hotel Bangkok. Kegiatan ini menjadi ajang pengenalan awal potensi wisata budaya Yogyakarta sekaligus penjajakan minat pasar terhadap produk-produk wisata berbasis budaya dan sejarah. 

Para travel agent menunjukkan ketertarikan yang sangat tinggi terhadap potensi wisata budaya Yogyakarta, baik untuk mendatangkan wisatawan dari Thailand maupun wisatawan mancanegara dari Eropa dan Asia.
Salah satu atraksi yang paling banyak menarik perhatian adalah Abdi Dalem Experience, sebuah program yang menawarkan pengalaman langsung berinteraksi dengan kehidupan Karaton, memahami nilai pengabdian, ketulusan, serta filosofi hidup Jawa. 

Program ini dinilai memiliki kekuatan diferensiasi yang sangat tinggi sebagai produk wisata budaya yang autentik dan tidak mudah ditemukan di destinasi lain. Hal ini ditegaskan oleh R. Bagus Pradipta, staf urusan Marketing and Communication Kawedanan Radya Kartiyasa Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat. 

Ia menyimpulkan bahwa beberapa atraksi wisata yang dimiliki oleh Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat, khususnya Abdi Dalem Experience, sangat diminati untuk dijadikan sebagai program utama dalam penjualan paket wisata ke Indonesia, terutama ke Daerah Istimewa Yogyakarta. Dukungan terhadap promosi Yogyakarta juga diperkuat oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Bangkok. 

KBRI Bangkok menegaskan komitmennya untuk terus mendukung dan memperkuat promosi pariwisata Indonesia di Thailand, khususnya dalam mendorong Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai salah satu destinasi unggulan bagi wisatawan Thailand. Yogyakarta memiliki daya tarik yang kuat melalui kekayaan budaya, sejarah serta tradisi yang autentik dan berkelanjutan. 

Salah satu inovasi wisata yang menonjol adalah Abdi Dalem Experience, sebuah terobosan kreatif berbasis kearifan lokal Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat yang menghadirkan pengalaman budaya secara langsung dan imersif. Program ini memberikan kesempatan bagi wisatawan untuk memahami nilai pengabdian, ketulusan serta filosofi hidup jawa, sehingga menciptakan pengalaman wisata yang tidak hanya rekreatif, tetapi juga edukatif dan bermakna secara budaya.

Selain itu, posisi Yogyakarta yang berdekatan dengan Candi Borobudur sebagai situs warisan dunia UNESCO juga dipandang menjadi nilai tambah strategis. Kedekatan historis dan spiritual Borobudur dengan masyarakat Thailand memberikan daya tarik tersendiri, sekaligus memperkuat posisi Yogyakarta sebagai pintu gerbang utama wisata budaya dan sejarah di kawasan Jawa Tengah dan sekitarnya.

Rangkaian kegiatan promosi ini merupakan bagian dari partisipasi Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat dalam Thai International Travel Fair (TITF) 2026 yang diselenggarakan pada 22-25 Januari 2026 di Queen Sirikit National Convention Center (QSNCC), Bangkok. Minat tinggi terhadap atraksi budaya Karaton juga mendorong lahirnya konsep perjalanan yang lebih kreatif dengan mengombinasikan paket wisata budaya karaton bersama moda transportasi kereta panoramic KAI Wisata. 

Skema ini menjadi solusi strategis mengingat hingga saat ini belum tersedia penerbangan langsung dari Thailand menuju Yogyakarta, sehingga perjalanan wisata tidak hanya menjadi sarana menuju destinasi, tetapi juga menjadi bagian dari pengalaman yang berkelas dan berkesan. Isu mengenai konektivitas penerbangan juga kembali mengemuka dalam sesi Business Matching bersama berbagai buyer dari banyak negara. 

Hal ini menunjukkan besarnya minat pasar internasional terhadap Yogyakarta sebagai destinasi budaya unggulan, sekaligus membuka ruang diskusi untuk pengembangan aksesibilitas pariwisata ke depan. Puncak partisipasi Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat berlangsung pada 21 Januari 2026 melalui kegiatan Business Matching, Table Top Meeting dan sesi B2B dengan lebih dari 20 travel agent dari Thailand serta agen perjalanan dari Eropa, India dan Tiongkok yang berkantor di Thailand. 

Forum ini menjadi jalur strategis untuk membangun jejaring internasional dan membuka peluang kerja sama konkret dalam memasarkan paket wisata budaya Yogyakarta di pasar global. Keikutsertaan Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat di TITF 2026 menegaskan komitmen Karaton untuk terus mengangkat pariwisata budaya Indonesia ke panggung dunia melalui pendekatan yang elegan dan bermartabat. 

Dengan mengedepankan pengalaman autentik, nilai budaya serta kekuatan cerita, Yogyakarta diposisikan tidak hanya sebagai tujuan wisata, tetapi sebagai pusat peradaban yang menawarkan kedalaman makna, keindahan tradisi serta dukungan nyata dari berbagai pemangku kepentingan, termasuk peran aktif pemerintah melalui KBRI Bangkok.

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

06:03
01:24
05:06
05:26
04:40
04:58

Viral