news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Aparat kepolisian dari Mapolsek Nanga Taman, Polres Sekadau, Polda Kalbar, serta warga setempat membantu team KNKT melakukan investigasi kecelakaan helikopter jenis Airbus Helicopter H-130..
Sumber :
  • tvOnenews/Tut Wuri Handayani

Kepolisian Kawal Olah TKP dan Investigasi Kecelakaan Helikopter PK-CFX di Nanga Taman Sekadau

Aparat kepolisian dari Mapolsek Nanga Taman, Polres Sekadau, Polda Kalbar, serta warga setempat membantu team KNKT melakukan investigasi kecelakaan helikopter jenis Airbus Helicopter H-130.
Minggu, 19 April 2026 - 22:29 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Aparat kepolisian dari Mapolsek Nanga Taman, Polres Sekadau, Polda Kalbar, serta warga setempat membantu team KNKT melakukan  investigasi kecelakaan helikopter jenis Airbus Helicopter H-130 (tipe H-130T2) dengan nomor registrasi PK-CFX  jatuh di Desa Tapang Tingang, Kecamatan Nanga Taman Kabupaten Sekadau Provinsi Kalbar.pada kamis lalu 16/4 .

Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama melalui Kasi Humas AKP Triyono menjelaskan, rangkaian kegiatan olah TKP membantu investigasi KNKT  telah berlangsung selama dua hari, Sabtu hingga Minggu, 18 - 19 April 2026, bersama tim gabungan dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Basarnas, TNI, kru PT. Matthew Air, serta dukungan masyarakat setempat.

“Pada hari pertama, Sabtu (18/4), tim gabungan melakukan olah TKP awal dengan fokus pada pengecekan posisi helikopter, pemeriksaan barang-barang dan dokumen yang berkaitan dengan penerbangan, serta penelusuran barang-barang milik korban yang masih tertinggal di sekitar lokasi kejadian,” ujar AKP Triyono.

Selain itu, tim juga melakukan identifikasi kondisi akhir pesawat dan sebaran puing guna mendukung proses investigasi lanjutan serta mengetahui penyebab kecelakaan secara faktual.

“Beberapa barang yang berhasil diamankan pada tahap awal antara lain dokumen penerbangan dan barang-barang pribadi milik korban berupa tas serta perlengkapan lainnya,” sambungnya.

Selanjutnya pada Minggu (19/4), KNKT bersama tim gabungan melanjutkan investigasi dengan melakukan dokumentasi lebih rinci, pengumpulan data lapangan, serta pengambilan sejumlah komponen penting helikopter untuk keperluan analisis teknis lebih lanjut.

Komponen yang diamankan antara lain instrument kokpit seperti altimeter, airspeed indicator, dan indikator mesin, kamera kokpit, serta DECU (Digital Engine Control Unit) dan FADEC (Full Authority Digital Engine Control) yang merupakan sistem elektronik pengendali performa mesin helikopter.

AKP Triyono mengatakan, personel Polri yang dipimpin Kapolsek Nanga Taman IPDA Bari Candramedi bertugas melakukan pengamanan lokasi serta pendampingan selama proses olah TKP dan investigasi berlangsung.

“Polri melalui Polsek Nanga Taman fokus pada pengamanan lokasi dan pendampingan terhadap tim investigasi KNKT agar seluruh proses pemeriksaan di lapangan dapat berjalan sesuai prosedur dan mendukung kelancaran investigasi,” kata AKP Triyono.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:49
01:11
00:57
01:39
01:00
01:34

Viral