news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pusat Studi Kepolisian Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menginisiasi deklarasi bersama kendaraan anti Over Dimension and Over Loading (ODOL) 2027 di Kalimantan Selatan (Kalsel)..
Sumber :
  • Istimewa

Pusat Studi Kepolisian ULM Inisiasi Deklarasi Bersama Anti ODOL di Kalsel

Pusat Studi Kepolisian Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menginisiasi deklarasi bersama kendaraan anti Over Dimension and Over Loading (ODOL) 2027 di Kalimantan Selatan (Kalsel).
Kamis, 18 Juni 2026 - 14:41 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Pusat Studi Kepolisian Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menginisiasi deklarasi bersama kendaraan anti Over Dimension and Over Loading (ODOL) 2027 di Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui penandatanganan pakta integritas oleh seluruh pemangku kepentingan.

"Deklarasi ini wujud komitmen bersama zero ODOL dengan membangun kesadaran kolektif dari semua pihak terkait," kata Kepala Pusat Studi Kepolisian ULM Rahmida Erliyani di Banjarmasin.

Rahmida menyatakan hasil kajian akademik permasalahan kendaraan yang tidak sesuai spesifikasi pabrik alias over dimensi dan melebihi batas muatan tidak bisa hanya diatasi dari penegakan hukum namun dibutuhkan keinginan kuat untuk membangun sistem logistik yang sehat.

Maka dari itu, deklarasi bersama itu diharapkan menjadi trigger terbangunnya kesadaran sekaligus tanggung jawab moral agar zero ODOL bisa diwujudkan.

Deklarasi bersama itu menjadi rangkaian dari seminar nasional untuk mencari formulasi kebijakan dan inovasi teknologi akselerasi transformasi logistik zero ODOL tahun 2027 di Kalsel.

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho turut hadir secara daring sebagai wujud dukungan dari Mabes Polri.

Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan sebagai pembicara utama menyampaikan pentingnya kajian akademik untuk mengatasi permasalahan ODOL.

Dia menegaskan komitmen Polda Kalsel dalam hal ini Direktorat Lalu Lintas menindaklanjuti arahan Korlantas Polri untuk zero ODOL tahun 2027.

"Sinergi seluruh sektor seperti hari ini sangat diperlukan di samping menerapkan regulasi yang tegas dan membangun kesadaran kolektif dari pelaku usaha," tegasnya.

Sementara Rektor ULM Prof Ahmad Alim Bachri menekankan zero ODOL hanya bisa diwujudkan jika dilakukan efisiensi secara keseluruhan baik di infrastruktur maupun sarana transportasi termasuk ketaatan dalam menjalankan aturan yang ada.

"Kalau ini bisa dijalankan dengan baik maka tercipta iklim usaha yang kondusif, jarang kecelakaan, umur kendaraan dan jalan akan panjang serta bisa menekan seminimal mungkin angka kecelakaan lalu lintas," jelasnya.

Ketua Pelaksana Seminar Daddy Fahmanadie menyampaikan seminar dihadiri oleh lebih dari 200 peserta yang terdiri dari kepala daerah 13 kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan, unsur kepolisian, Dinas Perhubungan, Dinas PU, Bappeda, DPRD Provinsi dan Kabupaten, asosiasi industri (Organda, Kadin, HIPMI, Akrindo), akademisi dari berbagai perguruan tinggi serta mahasiswa dan tim media.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:25
01:35
01:53
00:59
01:26
03:04

Viral