news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Para pemimpin bisnis Eropa menyerukan penguatan kemitraan antara pemerintah dan sektor swasta guna mempercepat upaya peningkatan ketahanan gizi..
Sumber :
  • Antara

EU-ASEAN Business Council Serukan Kolaborasi Lintas Sektor untuk Mendorong Ketahanan Gizi dan Kesehatan Preventif di Indonesia

Forum peluncuran laporan kesehatan terbaru EU-ABC menghadirkan pemangku kepentingan dari pemerintah, akademisi dan sektor swasta untuk membahas langkah bersama dalam mendukung agenda kesehatan nasional dan perluasan akses pangan bergizi melalui program Makan Bergizi Gratis.
Jumat, 3 Juli 2026 - 15:45 WIB
Reporter:
Editor :

Sejalan dengan pesan tersebut, laporan kesehatan ASEAN yang disusun oleh EU-ABC memuat 29 rekomendasi utama mengenai bagaimana pemerintah dan sektor industri dapat bekerja sama untuk meningkatkan hasil gizi masyarakat, memperkuat upaya kesehatan preventif serta membangun sistem konsumsi yang lebih berkelanjutan dan sirkular, dengan mengacu pada pengalaman dari Eropa maupun kawasan ASEAN.

Sejalan dengan temuan dan rekomendasi dalam laporan tersebut, diskusi panel yang menyertainya menegaskan urgensi respons yang terkoordinasi dan melibatkan berbagai pemangku kepentingan untuk mengatasi malnutrisi serta meningkatnya beban penyakit tidak menular (PTM) di Indonesia dan kawasan ASEAN. Menghadirkan perwakilan dari pemerintah, akademisi dan sektor industri, diskusi ini menyoroti pentingnya beralih dari ketahanan pangan (food security) menuju ketahanan gizi (nutrition security), dengan memastikan bahwa pangan tidak hanya tersedia, tetapi juga aman, bergizi, terjangkau dan mudah diakses. 

Para panelis menekankan pentingnya kebijakan berbasis bukti, inovasi serta kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi tantangan yang masih berlangsung, seperti stunting, defisiensi mikronutrien, obesitas dan pola konsumsi yang kurang sehat. Diskusi juga menyoroti peran pelabelan gizi, reformulasi produk pangan, program makan bergizi di sekolah, peningkatan literasi kesehatan serta berbagai langkah kesehatan preventif dalam mendukung gaya hidup yang lebih sehat. 

Para peserta sepakat bahwa kemajuan yang berkelanjutan hanya dapat dicapai melalui kemitraan jangka panjang dan pendekatan kesehatan berbasis siklus hidup (life-course approach), dengan komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan yang memungkinkan pilihan hidup sehat menjadi lebih mudah diakses, terjangkau dan diterapkan oleh seluruh masyarakat. Menegaskan pentingnya kolaborasi tersebut, Sri Ridha Hasanah dari Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM) Kementerian Kesehatan RI menekankan bahwa tujuan kesehatan masyarakat dan pembangunan ekonomi harus berjalan beriringan.

“Jika kita memiliki tujuan kesehatan masyarakat yang sama, maka selalu ada ruang untuk berkolaborasi. Kami tidak memandang pertumbuhan ekonomi dan kesehatan masyarakat sebagai dua hal yang saling bertentangan. Sebaliknya, keduanya dapat berjalan beriringan untuk mencapai tujuan kesehatan masyarakat yang lebih baik," papar Sri Ridha Hasanah, SKM, M.Sc, Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM), Kementerian kesehatan RI.

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:28
05:01
01:45
01:26
02:49
12:28

Viral