- Istimewa
Cerita Streamer Game CDID di TikTok: Dari Iseng Sampai Jadi Idola
Jakarta, tvOnenews.com - Dunia konten digital terus menjamur di Indonesia dengan berbagai platform digital yang mampu mewadahi para pecintanya termasuk live streaming game virtual atau online.
Berhubungan dengan hal tersebut, terdapat satu nama panggung yang akrab bagi para pemain roblox khususnya penggemar game simulasi mengemudi Car Driving Indonesia (CDID) yakni cdidel.
Sandy HArianto merupakan sosok dibalik nama panggung cdidel meruapakan streamer yang konsisten menghibur ribuan penonton melalui siaran langsung di TikTok.
Ia mengaku ketertarikannya pada dunia streaming CDID bermula dari hal yang sederhana yakni ketidaksengajaan menonton live streaming orang lain yang berulang kali muncul di beranda TikTok miliknya.
"Awalnya mulai saya bermain CDID di roblox, karna salah satu streamer roblox sedang live streaming di TikTok bermain game CDID, saat itu saya belum tertarik sampai akhirnya live streaming tersebut muncul kembali di beranda TikTok saya, lalu saya memutuskan untuk mencoba bermain game tersebut," kata Sandy, Kamis (16/7/2026).
Sandy bercerita awal mula dirinya hanya sekedar mencoba hingga beujung pada kecintaan dirinya terhadap genre simulasi mengemudi yang menawarkan keberagaman kendaraan sekaligus ruang untuk bermain peran atau roleplay.
"Yang membuat saya memilih game CDID ini, karena saya tertarik dengan game simulasi mengemudi, yang tentunya mempunyai berbagai macam jenis mobil, dan saya menyukai roleplay," jelasnya.
Sandy dikenal memiliki ciri khas tersendiri dibanding streamer lainnya berupa caranya menghidupkan suasana permainan yang sebenarnya terkesan monoton.
Menurutnya strategi utama tersebu berupa membangun interaksi lewat skenario roleplay bersama para penonton yang turut bermain di server yang sama agar dapat menjaga suasana live streaming tetap hidup.
"Sejujurnya cara saya membangun interaksi dengan penonton, dengan cara membangun sebuah roleplay dengan para penonton live saya. Saya tidak terlalu sering mengalami tantangan teknis seperti halnya koneksi terputus atau semacamnya. Sedangkan tantangan kreatif yang saya lakukan ialah berinteraksi dengan penonton live saya, contohnya menjawab komentar para penonton live atau mengajak penonton untuk bergurau," ungkapnya.
Soal pilihan platform, Sandy secara khusus menjatuhkan pilihan pada TikTok sebagai panggung utama dibanding YouTube maupun Facebook Gaming.
Alasannya dikarenakan besarnya basis pengguna aktif TikTok di Indonesia serta kesederhanaan dan startegisnya platform tersebut
"Menurut saya platform tiktok ini saya pilih sebagai panggung utama ialah karna tiktok memiliki banyak pengguna," ujarnya.
Dari sisi waktu, Sandy mulai serius menekuni streaming CDID sejak tahun 2025 dengan durasi siaran rata-rata dua jam per hari.
Ia mengaku tidak memiliki jadwal siaran yang kaku dan lebih memilih waktu fleksibel serta menyesuaikan kondisinya sehari-hari.
"Sejak tahun 2025 saat saya pertama kali bermain dan saya memulai live streaming di tiktok, durasi live streaming saya 2 jam, biasa di jalani 2 jam dalam 1 hari. Saya tidak memiliki jadwal live streaming yang tetap, waktu live saya bersifat flexsibel dan di sesuaikan dengan kondisi saya, sehingga saya dapat melakukan live streaming pada pagi, siang, atau sore hari," jelasnya.
Dari segi engagement, Sandy mengungkapkan bahwa jumlah penontonnya cenderung meningkat setiap kali developer game CDID merilis pembaruan mingguan.
Ia menekankan momentum ini menunjukkan bahwa loyalitas komunitas CDID turut berperan penting dalam menjaga eksistensi dan pertumbuhan kanal streaming miliknya.
"Peningkatan jumlah penonton live saya umumnya ramai setiap kali game cdid meliris update mingguan. Kedepannya saya berencana untuk terus mengembangkan live streaming game cdid secara konsisten dan membuka peluang untuk berkolaborasi dengan kreator lain guna memperluas jangkauan penonton live saya," pungkasnya.(raa)