news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Tim dosen dan mahasiswa Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Khairun Ternate, limbah yang tak dilirik itu justru disulap menjadi dua produk kesehatan..
Sumber :
  • Istimewa

Revitalisasi Limbah Kulit Pisang Mulu Bebe Khas Maluku Utara sebagai Produk Kesehatan Ekonomis

Tim dosen dan mahasiswa Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Khairun Ternate, limbah yang tak dilirik itu justru disulap menjadi dua produk kesehatan bernilai ekonomi.
Kamis, 16 Juli 2026 - 22:43 WIB
Reporter:
Editor :

Sambutan Hangat dari Warga

Lurah Kelurahan Jati, Arafik Gapang, S.E., turut memberikan sambutan saat pembukaan kegiatan. Ia mengapresiasi program yang mengubah persepsi warga terhadap limbah lokal.

“Melalui limbah lokal kulit pisang unggulan Maluku Utara, yaitu pisang mulu bebe yang selama ini hanya dibuang begitu saja, kita bisa melihat bahwa ini bisa menjadi peluang ekonomi baru yang menarik, terutama bagi ibu PKK dan lingkungan.”

Antusiasme serupa datang dari Ketua PKK Kelurahan Jati, Ny. Ria Maryanti Arafik. Dengan nada bangga, ia mengaku baru menyadari nilai ekonomi dari sesuatu yang selama ini dianggap tak berguna.

“Baru tahu kalau ternyata kulit pisang bisa dimanfaatkan menjadi produk yang punya nilai ekonomis, selama ini kan cuma dibuang-buang.”

Lebih dari Sekadar Pelatihan

Bagi ibu-ibu PKK Kelurahan Jati, pelatihan ini membuka lebih dari sekadar wawasan baru. Mereka pulang membawa bekal keterampilan praktis yang bisa langsung dikembangkan menjadi usaha mandiri, sekaligus peluang menambah penghasilan keluarga.

Program PKM ini membuktikan bahwa inovasi tidak selalu butuh bahan yang mewah. Dari sesuatu yang sesederhana limbah kulit pisang, bila dipadukan dengan pendekatan ilmiah dan pendampingan yang tepat, bisa lahir dua produk sekaligus, MubeHand dan MubeTea, yang membawa dampak sosial dan ekonomi nyata bagi masyarakat, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan sekitar.(chm)

 

Berita Terkait

1
2
Tampilkan Semua

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:35
01:10
01:48
08:00
01:13
06:45

Viral