news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Anggota DPR RI Komisi V, Syarif Abdullah Alkadrie, didampingi Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Barat Hj. Hadijah Fitriah bersama jajaran BBWS Kalimantan I, turun langsung meninjau lokasi pelaksanaan program di Desa Sungai Itik..
Sumber :
  • Istimewa

Komisi V DPR RI Tinjau Program P3A di Sungai Itik, Pastikan Irigasi Tepat Sasaran Demi Tingkatkan Produksi Pertanian

Anggota DPR RI Komisi V, Syarif Abdullah Alkadrie, didampingi Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Barat Hj. Hadijah Fitriah dari Partai NasDem bersama jajaran Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan I, turun langsung meninjau lokasi pelaksanaan program di Desa Sungai Itik.
Rabu, 29 Juli 2026 - 15:20 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Untuk memastikan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3A) berjalan sesuai petunjuk teknis dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, Anggota DPR RI Komisi V, Syarif Abdullah Alkadrie, didampingi Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Barat Hj. Hadijah Fitriah dari Partai NasDem bersama jajaran Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan I, turun langsung meninjau lokasi pelaksanaan program di Desa Sungai Itik, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Rabu (29/7/2026).

Salah satu titik yang dikunjungi adalah Kelompok P3A Syukur Ade yang menjadi penerima program melalui aspirasi Anggota DPR RI Komisi V, Syarif Abdullah Alkadrie.

Kunjungan lapangan tersebut bertujuan untuk melihat secara langsung progres pekerjaan, memastikan pelaksanaan pembangunan sesuai dengan petunjuk teknis, sekaligus menyerap aspirasi dari kelompok tani sebagai penerima manfaat program.

Dalam kesempatan itu, Syarif Abdullah Alkadrie mengatakan bahwa pembangunan saluran irigasi ini sangat dibutuhkan masyarakat, terutama untuk mengatasi persoalan kekeringan yang selama ini menjadi kendala utama bagi para petani saat musim kemarau.

"Menurut masyarakat di sini, ketika musim kemarau air menjadi kering karena saluran mengalami pendangkalan. Selain itu, aliran Sungai Berembang juga tersumbat sehingga perlu dilakukan pembersihan agar aliran air kembali lancar. Ini tentu akan menjadi perhatian dan akan kami upayakan," ujar Syarif.

Ia menjelaskan, pembangunan melalui Program P3A masih dalam tahap pengerjaan dan belum memasuki tahap akhir. Meski demikian, ia optimistis setelah selesai dan berfungsi optimal, saluran irigasi tersebut akan mampu meningkatkan produktivitas pertanian masyarakat.

"Kita melihat langsung proses pembangunannya. Memang belum finishing, namun kita berharap setelah selesai program ini dapat meningkatkan hasil pertanian masyarakat. Proyek seperti ini memang sangat dibutuhkan petani untuk mendukung peningkatan produksi pertanian," tambahnya.

Sementara itu, Ketua Kelompok P3A Syukur Ade, Safari, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian pemerintah melalui program aspirasi tersebut. Menurutnya, kawasan persawahan di Desa Sungai Itik masih membutuhkan pengembangan jaringan irigasi karena luas hamparan sawah mencapai lebih dari 100 hektare dan masih banyak lahan yang belum terjangkau saluran air.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:17
05:14
01:59
01:57
01:21
16:31

Viral