news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Coto Kuda kuliner primadona masyrakat Jeneponto saat berbuka puasa.
Sumber :
  • andi wahyudi

Coto Kuda Turatea, Menu Primadona Kuliner Buka Puasa di Jeneponto

Menjelang waktu berbuka puasa, memilih menu buka puasa kerap menjadi favorit dan legendaris bagi warga Kabupaten Jeneponto dan sekitarnya adalah coto kuda.
Selasa, 24 Februari 2026 - 20:21 WIB
Reporter:
Editor :

Jeneponto, tvOnenews.com - Menjelang waktu berbuka puasa, memilih menu buka puasa kerap menjadi tantangan bagi warga Kabupaten Jeneponto dan sekitarnya. Salah satu yang menjadi pilihan legendaris favorit adalah coto kuda. Hidangan istimewa masyarakat Jeneponto yang selalu dinanti saat Ramadan.

Ada sejumlah tempat yang menyediakan kuliner berbahan utama daging kuda ini, namun yang cukup favorit berada di Jalan Lanto Daeng Pasewang, Belokallong, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, milik Haji Muhammad Syukri Daeng Ruppa.

Tempatnya yang strategis yakni berada di jalur utama lalu lintas Kabupaten Jeneponto, menjadikan tempat ini mudah ditemui baik warga setempat maupun masyarakat yang melintas sehingga cukup dijadikan sebagai tempat favorit diburu para pecinta kuliner.

Dagingnya yang empuk dan rasanya yang gurih membuat hidangan ini digemari banyak orang.
 
Proses pembuatan coto kuda dimulai dengan merebus daging kuda hingga matang sempurna, agar dagingnya empuk dan tidak alot. Dimasaknya pun harus menggunakan kayu bakar agar memiliki rasa yang khas.

Setelah itu, daging dicampur dengan kuah panas yang telah diberi bumbu rempah-rempah khas nusantara. Sensasi kenikmatannya bertambah saat ditambahkan perasan jeruk nipis dan ditaburi bawang goreng. Hasilnya, kuah menjadi gurih, segar, dan tidak berat di lidah, berbeda dari coto pada umumnya, seperti coto sapi dan ayam.

Saat menjelang waktu berbuka, para penikmat kuliner pun mulai berdatangan untuk mencicipi kelezatan coto kuda.
 
"Kebetulan masuk waktu berbuka puasa jadi saya singgah di tempat ini, baru kali ini saya mencicipi coto kuda, Ternyata enak, lembut, dan gurih. Berbeda dengan coto sapi dan coto ayam," ujar Upik warga Surabaya yang mampir hendak ke Kabupaten Bulukumba. Selasa (24/02/2026).
 
Haji Muhammad Syukri Daeng Ruppa pemilik Rumah Makan Coto Kuda Turatea mengatakan coto kuda memang telah menjadi menu unggulan selama bulan Ramadan.

Menu di dalam coto kuda dalam semangkoknya beragam. Pengunjung bisa memilih daging, hati, paru, jantung dan usus. Selain coto kuda, rumah makannya juga menyajikan hidangan khas lainnya, seperti konro kuda.
 
"Coto kuda ini menjadi unggulan di bulan Ramadan di Rumah makan Coto Kuda Turatea. Kami menyiapkan berbagai jenis isi dalam setiap porsinya, ada daging, ati, limpa dan usus, tergantung juga pesanan pembeli maunya apa. Namun, tidak hanya itu, ada juga menu lainnya yang khas, seperti konro kuda," jelas Daeng Ruppa.
 
Selama bulan Ramadan, permintaan coto kuda meningkat. Meski harganya tergolong mahal yakni Rp40.000 per porsinya namun dalam sehari rumah makan ini dapat melayani pesanan 200 hingga 500 porsi.
 
Coto kuda merupakan makanan khas masyarakat Jeneponto dimana kelezatan dan keunikan coto kuda ini menjadikannya sebagai primadona kuliner buka puasa di daerah yang berjuluk Butta Turatea.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

04:30
02:18
02:01
01:20
05:27
04:09

Viral