news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Para penumpang menunggu di ruang tunggu Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makssar akibat penerbangan tertunda karena kabut asap.
Sumber :
  • antara

1.070 Penumpang dari 7 Penerbangan Batal Berangkay Akibat Kabut Asap

Sebanyak 1.070 penumpang terdampak pembatalan penerbangan dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Sulawesi Selatan, akibat kondisi cuaca buruk yang berkaitan dengan kebakaran hutan dan lahan
Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:33 WIB
Reporter:
Editor :

Maros, tvOnenews.com - Sebanyak 1.070 penumpang terdampak pembatalan tujuh penerbangan dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, akibat kondisi cuaca buruk yang berkaitan dengan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

General Manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Ruly Artha dalam keterangan tertulis yang diterima di Makassar, Selasa, mengatakan pembatalan tersebut tercatat dalam data operasional bandara pada Senin (12/10).

"Data operasional pada 12 Oktober 2026, tercatat tujuh penerbangan mengalami pembatalan dengan total 1.070 penumpang terdampak," ujarnya.

Ia merinci tujuh penerbangan yang dibatalkan terdiri atas tiga penerbangan rute Makassar–Sorong, satu penerbangan Makassar–Ambon, dua penerbangan Makassar–Ternate, dan satu penerbangan Makassar–Mamuju.

Menurut Ruly, pembatalan tersebut dipicu kondisi cuaca buruk yang berkaitan dengan dampak karhutla sehingga keselamatan dan keamanan penerbangan menjadi prioritas utama.

Manajemen bandara terus berkoordinasi dengan maskapai penerbangan dan pemangku kepentingan untuk menangani penumpang yang terdampak pembatalan.

Penanganan tersebut meliputi pengembalian dana tiket (refund), penjadwalan ulang penerbangan (reschedule), serta penyediaan area istirahat bagi penumpang sesuai kondisi dan ketentuan yang berlaku.

Selain itu, pihak bandara berkoordinasi dengan AirNav Indonesia dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) guna memperoleh informasi terbaru mengenai kondisi cuaca dan dampaknya terhadap operasional penerbangan.

Ruly mengatakan pemantauan dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan informasi perubahan jadwal penerbangan dapat disampaikan kepada masyarakat secara akurat.

"Bagi calon penumpang, kami mengimbau agar selalu memantau informasi terbaru mengenai status penerbangan melalui kanal resmi maskapai masing-masing serta memastikan kembali jadwal keberangkatan sebelum menuju bandara," katanya.

Manajemen Bandara Sultan Hasanuddin memastikan koordinasi dengan seluruh pihak terkait terus dilakukan untuk menjaga kelancaran pelayanan penumpang dengan tetap mengutamakan keselamatan penerbangan. (ant)

 

 

 

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:50
02:47
06:54
06:16
06:20
07:15

Viral