- Istimewa
Tol Medan–Binjai Dorong Program Tol Hijau, 4.000 Pohon Ditanam Sepanjang 2025
Medan, tvOnenews.com – PT Medan Binjai Toll (MBT) bersama PT Hakaaston (HKA) terus menunjukkan komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan melalui Program Tol Hijau di Ruas Tol Medan–Binjai. Sepanjang tahun 2025, pengelola jalan tol ini telah menanam sebanyak 4.000 batang pohon di sepanjang ruas tol.
Komitmen tersebut kembali ditegaskan dalam rangka peringatan Bulan K3 Nasional 2026, dengan kegiatan penanaman pohon yang dilaksanakan di KM 13 Ruas Tol Medan–Binjai, Senin (26/1/2026). Pada kegiatan ini, MBT menanam 100 bibit pohon, yang didominasi jenis ketapang kencana, serta sejumlah tanaman bunga hias.
Manager Teknik Operasi dan Pemeliharaan PT Medan Binjai Toll, Abdul Arif Amrulloh, mengatakan kegiatan penanaman pohon dilakukan secara rutin sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan dalam menjaga kelestarian ekosistem, memperluas ruang terbuka hijau, serta memperindah kawasan jalan tol.
“Hari ini kami kembali menanam 100 bibit pohon yang didominasi pohon ketapang. Pohon tidak hanya memperindah, tetapi juga membantu merawat kawasan jalan tol sekaligus memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan saat melintas,” ujar Arif.
Arif menambahkan, upaya mewujudkan jalan tol hijau akan terus dilakukan secara berkelanjutan. MBT menargetkan penanaman minimal 5.000 pohon sepanjang tahun 2026 sebagai bagian dari komitmen perusahaan terhadap prinsip keberlanjutan.
“Kami berkomitmen melakukan penanaman pohon guna menjaga kesinambungan people, planet, dan public contribution, sehingga memberikan manfaat bagi seluruh makhluk hidup. Saat ini, total tanaman hidup yang kami miliki telah mencapai lebih dari 14.500 batang di sepanjang Ruas Tol Medan–Binjai,” tambahnya.
Pemilihan pohon ketapang kencana dilakukan karena memiliki fungsi sebagai penyerap karbon serta pencegah longsor, berkat struktur akar tunggangnya yang kuat.
Ke depan, MBT bersama HKA berkomitmen untuk terus menjalankan operasional jalan tol berbasis keberlanjutan dengan berfokus pada tiga pilar utama Environmental, Social, and Governance (ESG).