- Istimewa
Tol Kutepat Jadi Tulang Punggung Ekonomi Sumatra Utara, 599 Ribu Kendaraan Melintas Saat Nataru
Transformasi sektor logistik melalui pembangunan tol ini juga sejalan dengan implementasi Program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya pada pilar ketiga terkait pengembangan infrastruktur. Kebijakan tersebut mendukung visi pemerintah untuk menurunkan biaya logistik nasional hingga sekitar 8 persen, guna meningkatkan efisiensi distribusi dan daya saing produk dalam negeri di pasar nasional maupun global.
Wahyu menambahkan, Tol Kuala Tanjung–Indrapura dinilai mampu mempercepat konektivitas logistik, menekan biaya distribusi, serta mendorong peningkatan aktivitas perdagangan dan investasi. Selain itu, pemanfaatan Rest Area KM 99 ruas Tebing Tinggi–Indrapura oleh pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) setempat juga memberikan dampak positif bagi peningkatan pendapatan masyarakat secara berkelanjutan.
“Infrastruktur ini berperan penting dalam mendukung pergerakan barang dan masyarakat agar lebih efektif. Beroperasinya ruas Tol Kuala Tanjung–Indrapura berpotensi menjadi pintu utama keluar-masuk barang dan mendorong pertumbuhan ekonomi Sumatra Utara,” jelasnya.
Tak hanya sektor logistik, pengembangan pariwisata juga turut terdorong. Wahyu menilai Seksi Tebing Tinggi–Dolok Merawan–Sinaksak serta segmen Sinaksak–Simpang Panei memiliki potensi besar dalam memajukan perekonomian pariwisata, seiring semakin dekatnya akses menuju Kota Pematang Siantar dan kawasan Destinasi Pariwisata Super Prioritas Danau Toba.