- tim tvOne/Sri Wanasari
IHSG Menguat Ditengah Kabar Penetapan Tersangka Penggorengan Saham, Emas Dekati $5.100 Per Ons
Medan, tvOnenews.com - IHSG bergerak dalam rentang yang cukup lebar pada perdagangan hari ini. Sempat menyentuh level 8.050 sebagai titik terendahnya, dan sempat pula naik dan menyentuh titik tertingginya di level 8.194.
Sebelum akhirnya IHSG ditutup menguat 0.3 persen di level 8.146,717. Kinerja IHSG pada perdagangan hari ini masih sejalan dengan mayoritas bursa saham di Asia yang ditutup naik.
“Sejumlah kabar menarik dari lantai bursa pada hari ini di antaranya adalah ditetapkannya tiga tersangka pelaku penggorengan saham. Meskipun saya menilai penguatan IHSG lebih dipicu oleh keyakinan investor akan progress positif dari pertemuan dengan pihak MSCI sebelumnya,” kata Ekonom Sumut, Gunawan Benjamin.
Investor asing terpantau melakukan aksi beli pada sejumlah saham perbankan seperti BBRI, BMRI, BBCA, BRIS hingga BBTN. Saham sektor perbankan tersebut menjadi emiten yang berkontribusi besar terhadap penguatan IHSG. Meski menguat, IHSG pada perdagangan hari ini justru didominasi oleh sahan yang ditutup di zona merah.
Setidaknya ada 391 saham atau emiten alami penurunan, 301 saham baik dan 125 saham lainnya tidak berubah atau stabil. Di sisi lain Rupiah pada perdagangan hari ini ditutup melemah ke level 16.765 per US Dolar. Dimana pelemahan Rupiah memang sudah dikuatirkan akan terjadi sejak sesi perdagangan pagi.
Selanjutnya harga emas dunia ditransaksikan menguat ke level $5.062 per ons troy, atau sekitar 2.74 juta per gram. Harga emas dunia masih dalam tren naik dan kian dekat dengan level psikologis $5.100.
Pelaku pasar masih memantau jadwal pertemuan antara Iran dengan AS pada Jumat mendatang. Dimana gerak harga emas dalam jangka pendek akan sangat tergantung dari pertemuan tersebut. (Tim tvOne/wna)