- Istimewa
APMI dan BPDP Gelar, APMI Data Intelligence: Sentiment Analysis of Oil Palm
tvOnenews.com - Asosiasi Planters Muda Indonesia (APMI) bekerja sama dengan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) menyelenggarakan kegiatan APMI Data Intelligence: Sentiment Analysis of Oil Palm dengan tema “Media Analysis for Sustainable Oil Palm”. Kegiatan ini dilaksanakan pada 10–11 Maret 2026 di Institut Teknologi Sawit Indonesia (ITSI), Sumatera Utara dan diikuti oleh 150 peserta dari enam perguruan tinggi penyelenggara Beasiswa SDM Sawit BPDP.
Program ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas generasi muda sawit dalam analisis sentimen media sosial, literasi data, serta strategi komunikasi berbasis data, sehingga mampu membangun narasi kelapa sawit Indonesia yang lebih objektif dan berbasis fakta di ruang digital. Hal ini menjadi penting mengingat adanya korelasi antara maraknya kampanye negatif terhadap produk turunan kelapa sawit di ruang digital dengan rendahnya pemahaman publik terhadap manfaat komoditas perkebunan.
Oleh karena itu, program ini juga mendorong penguatan edukasi berbasis data mengenai peran strategis kelapa sawit, baik dari sisi ekonomi, sosial, maupun keberlanjutan, agar narasi yang berkembang di ruang publik menjadi lebih berimbang dan konstruktif.
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) dan turut dihadiri oleh Gubernur Sumatera Utara yang diwakili oleh Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Sumatera Utara, Fariz Haholongan Hutagalung, S.STP., M.Si.
Dalam sambutannya, Ketua Umum APMI, Muhammad Nur Fadillah, S.Tr, menyampaikan bahwa keberlanjutan industri kelapa sawit tidak hanya berkaitan dengan aspek lingkungan dan produksi, tetapi juga berkaitan dengan bagaimana narasi mengenai sawit dibangun di ruang publik.
“Keberlanjutan kelapa sawit bukan hanya berbicara mengenai lingkungan, tetapi juga tentang kekuatan narasi berbasis data. Program ini kami laksanakan sebagai upaya untuk membentuk strategi kampanye positif kelapa sawit di media sosial, sehingga generasi muda mampu membangun narasi yang kuat dan berlandaskan data,” ujarnya.
Kegiatan ini terdiri dari tiga rangkaian utama, yaitu Data Dialogue, Intelligence Workshop, dan Intelligence Challenge. Pada sesi Data Dialogue, para peserta mendapatkan perspektif strategis mengenai dinamika isu kelapa sawit di media dari sejumlah narasumber, antara lain Kepala Divisi Kerjasama Kemasyarakatan dan UMKM BPDP (Helmi Muhansah), Direktur Eksekutif PASPI (Dr. Ir. Tungkot Sipayung), serta Dwi Fatimah, S.Psi (Editor Media Sawit Setara).