news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Gubernur Sumut, Bobby Nasution saat diwawancarai. Gubernur Sumut, Bobby Nasution saat diwawancarai..
Sumber :
  • Ahmidal Yauzar

Viral Pasutri Sujud Minta Tolong, Gubsu Bobby Sebut Kesalahan Ada pada Rujukan Rumah Sakit

Gubernur Sumatra Utara, Bobby Nasution, menanggapi video viral pasangan suami istri yang meminta bantuan terkait biaya perawatan anak mereka di sebuah rumah sakit swasta di Medan.
Senin, 8 Juni 2026 - 19:15 WIB
Reporter:
Editor :

Medan, tvOnenews.com - Gubernur Sumatra Utara, Bobby Nasution, menanggapi video viral pasangan suami istri yang meminta bantuan terkait biaya perawatan anak mereka di sebuah rumah sakit swasta di Medan.

Dalam video yang beredar di media sosial, pasangan tersebut mengaku tidak mampu membayar biaya pengobatan anak mereka yang sedang menjalani perawatan intensif.

Menanggapi hal itu, Bobby mengatakan persoalan muncul akibat kesalahan dalam proses rujukan layanan kesehatan. Berdasarkan hasil pemeriksaan Dinas Kesehatan Sumut, pasien dirujuk ke rumah sakit yang tidak melayani peserta BPJS Kesehatan.

“Sudah beres. Yang penting utamanya itu diselesaikan dahulu. Kami menyampaikan bukan membela siapa pun. Tapi memang yang kami lihat itu rujukannya salah. Artinya rumah sakit yang didatangi itu memang tidak melayani BPJS,” kata Bobby, Senin (8/6/2026).

Menurut Bobby, pihaknya tidak menyalahkan keluarga pasien maupun rumah sakit tujuan. Namun, ia menilai kesalahan terjadi pada fasilitas kesehatan yang melakukan rujukan ke rumah sakit non-BPJS.

“Yang salah itu, bukan menyalahkan pasien. Tapi rumah sakit yang merujuk. Kami sudah cek dan dicek oleh Dinas Kesehatan Sumut, kenapa merujuknya ke rumah sakit yang tidak melayani BPJS, itu titik poin kesalahannya,” ucapnya.

Bobby memastikan Pemerintah Provinsi Sumut telah turun tangan untuk menangani persoalan tersebut dan memastikan pasien mendapatkan layanan kesehatan yang dibutuhkan.

“Hari ini sudah ditangani oleh Pemprov Sumut,” ungkapnya.

Selain itu, Bobby juga menegaskan akan meminta pertanggungjawaban dari rumah sakit atau fasilitas kesehatan yang melakukan rujukan tersebut. Menurutnya, terdapat banyak rumah sakit pemerintah maupun swasta yang melayani pasien BPJS dengan tenaga medis yang memadai.

“Nanti kami juga akan meminta pertanggungjawaban dari rumah sakit yang merujuk ini. Kenapa merujuk ke rumah sakit non-BPJS,” sebutnya.

Saat ditanya terkait kemungkinan sanksi, Bobby mengatakan pihaknya masih akan mendalami alasan rumah sakit melakukan rujukan tersebut.

“Kami lihat nanti kenapa dia merujuknya ke rumah sakit itu. Kalau dikatakan cuma ada di situ dokternya, saya rasa tidak. Kita punya rumah sakit pusat di Adam Malik dan rumah sakit umum daerah. Ada juga rumah sakit swasta yang melayani BPJS, dokternya juga bagus-bagus,” katanya.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:25
00:57
09:29
05:05
02:16
00:51

Viral