- Ahmidal Yauzar
Gubsu Bobby Nasution Ingatkan Warga Pesisir Sumut Waspadai Megathrust dan Tsunami
Medan, tvOnenews.com - Gubernur Sumatra Utara, Bobby Nasution, mengingatkan masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah pesisir, untuk memahami langkah mitigasi bencana gempa megathrust dan tsunami di tengah kondisi cuaca ekstrem yang melanda sejumlah wilayah di Sumut.
Imbauan tersebut disampaikan Bobby usai berdiskusi dengan Sekolah Staf dan Komando TNI (Sesko TNI) mengenai potensi bencana megathrust dan penanggulangannya di Kantor Pemprov Sumut Jalan Diponegoro, Kota Medan, Selasa (9/6/2026).
Bobby mengatakan, salah satu langkah penting dalam mitigasi bencana adalah memperhatikan setiap peringatan dini yang disampaikan pihak berwenang dan tidak mengabaikannya.
“Antisipasi pertama yang disampaikan tentu peringatan-peringatan yang diberikan tolong diperhatikan. Jangan diabaikan,” kata Bobby.
Selain itu, masyarakat juga diminta memahami simulasi kebencanaan serta langkah yang harus dilakukan apabila terjadi gempa bumi maupun tsunami akibat aktivitas megathrust.
“Simulasi ataupun dampak dari megathrust itu yang sudah disampaikan juga tolong diperhatikan. Bagaimana penanggulangannya yang harus kita lakukan. Masyarakat yang di pesisir, mereka harus mengetahui,” ucap Bobby.
Bobby menjelaskan, kawasan yang berada di sekitar zona megathrust Mentawai dan pantai barat Sumatra merupakan wilayah yang paling berpotensi terdampak apabila terjadi aktivitas gempa besar.
“Kalau lempengannya itu di Mentawai atau wilayah pantai barat Sumatra yang paling berpotensi,” ujarnya.
Selain ancaman gempa dan tsunami, Bobby juga menyoroti cuaca ekstrem yang belakangan terjadi di sejumlah wilayah Sumatera Utara. Ia meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi.
Tak hanya itu, masyarakat juga diminta memahami risiko bencana di lokasi yang akan dikunjungi, termasuk ketika berwisata ke daerah yang memiliki potensi bahaya alam.
“Kalau memang ingin ke sana, tetap waspada dan tahu titik-titik kumpulnya di mana,” ungkapnya.
Bobby menegaskan, imbauan tersebut bukan untuk membatasi aktivitas masyarakat, melainkan meningkatkan kesiapsiagaan agar risiko korban jiwa maupun kerugian akibat bencana dapat diminimalkan.