- Istimewa
Salam Air Resmi Buka Rute Muscat–Kualanamu, Perkuat Akses Langsung Sumatera Utara ke Timur Tengah
Sementara itu, Regional Manager – Sales Salam Air, Waheed Al Bulushi, mengungkapkan apresiasinya atas tingginya antusiasme masyarakat terhadap pembukaan rute Muscat–Kualanamu.
“Kami merasa sangat terhormat dapat berada di sini untuk meresmikan penerbangan perdana Salam Air dari Muscat menuju Medan. Penerbangan perdana kami mencatat tingkat keterisian penumpang lebih dari 90 persen. Kami juga dengan senang hati menyampaikan bahwa penerbangan kembali dari Medan ke Muscat membukukan tingkat keterisian kursi di atas 90 persen,” katanya.
Menurut Waheed, capaian tersebut menunjukkan tingginya permintaan terhadap rute baru tersebut dan menjadi dasar optimisme Salam Air untuk terus mengembangkan layanannya di Indonesia.
“Saat ini kami mengoperasikan penerbangan Muscat–Medan sebanyak dua kali dalam sepekan. Melihat respons pasar yang sangat positif, kami berencana meningkatkan frekuensi penerbangan menjadi tiga kali dalam sepekan mulai September mendatang,” ujarnya.
Waheed menambahkan, Medan menjadi destinasi pertama Salam Air di Indonesia karena memiliki potensi pasar yang besar dan kekayaan destinasi wisata.
“Kami memandang Medan sebagai kota yang indah dengan beragam destinasi wisata yang menarik. Kami yakin masyarakat Oman akan tertarik berkunjung ke Medan dan wilayah sekitarnya. Di sisi lain, kami juga mengundang masyarakat Indonesia untuk datang ke Oman dan menikmati keindahan alam, budaya, serta keramahan masyarakat kami. Kami percaya setiap wisatawan akan memperoleh pengalaman perjalanan yang berkesan,” tuturnya.
Salam Air melayani rute Muscat (MCT)–Kualanamu (KNO)–Muscat secara reguler sebanyak dua kali dalam sepekan, yakni setiap Rabu dan Sabtu. Penerbangan dijadwalkan tiba di Bandara Internasional Kualanamu pada pukul 02.55 WIB dan kembali berangkat menuju Muscat pada pukul 03.40 WIB.
Hadirnya layanan penerbangan langsung tersebut memberikan alternatif perjalanan yang lebih mudah, efisien, dan nyaman bagi masyarakat Sumatera Utara menuju Kesultanan Oman maupun berbagai destinasi lanjutan di kawasan Timur Tengah melalui jaringan Salam Air.
Rute ini juga diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara (inbound tourism), memperkuat konektivitas bisnis dan perdagangan, membuka peluang investasi yang lebih luas antara Indonesia dan kawasan Timur Tengah, serta mendukung pertumbuhan sektor logistik di Sumatera Utara. Kehadiran Salam Air sekaligus memperkuat peran Bandara Internasional Kualanamu sebagai salah satu gerbang utama konektivitas internasional di wilayah barat Indonesia.