- istimewa
Operasi SAR Hari Kedua dalam Peristiwa Ledakan Gas di Medan Polonia: 4 Selamat, 2 Meninggal, 1 Korban Masih dalam Pencarian
Adapun korban selamat terdiri dari:
- Jeavelin (2 tahun), perempuan;
- Hasan, laki-laki;
- Seorang sopir (identitas masih diverifikasi);
- Seorang kurir (identitas masih diverifikasi).
Dan korban meninggal dunia an. Jesika (pr) berusia 36 tahun.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan, Hery Marantika selaku Search Mission Coordinator (SMC) atas persetujuan Search Coordinator (SC) menyampaikan bahwa proses pencarian dilakukan secara maksimal dengan mengedepankan keselamatan personel mengingat kondisi bangunan yang masih sangat labil dan berpotensi mengalami runtuhan susulan.
"Seluruh unsur SAR gabungan bekerja secara terpadu dengan membagi sektor pencarian serta memanfaatkan peralatan Urban Search and Rescue, termasuk drone thermal dan alat ekstrikasi untuk mempercepat proses pencarian korban. Medan operasi memiliki tingkat risiko yang cukup tinggi karena banyak material bangunan yang tidak stabil, sehingga setiap tahapan evakuasi dilakukan dengan sangat hati-hati agar tetap menjamin keselamatan personel sekaligus memaksimalkan peluang menemukan korban," ujar Hery Marantika.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan menemukan satu korban pada hari kedua merupakan hasil kerja sama seluruh unsur SAR gabungan yang bekerja tanpa henti sejak operasi dimulai.
"Saat ini fokus kami adalah menemukan satu korban yang masih dinyatakan hilang. Tim SAR Gabungan akan terus melanjutkan proses pencarian dengan mengoptimalkan seluruh sumber daya yang tersedia hingga seluruh korban berhasil ditemukan," tambahnya.
Operasi SAR melibatkan gabungan instansi antara lain dari Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Medan, Brimob Polda Sumut, Dit Samapta Polda Sumut, Polres, TNI AU, TNI AD, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Medan, BPBD Kota Medan, Pemerintah setempat, Dinas Perhubungan, tenaga kesehatan, PT MBS, serta unsur pendukung lainnya.
Dalam pelaksanaan operasi, Tim SAR Gabungan mengerahkan berbagai peralatan utama, di antaranya Rescue Truck, Rescue Car Double Cabin, drone thermal, crane, mobil tangga pemadam kebakaran, ekskavator, dozer, peralatan ekstrikasi, peralatan mountaineering, peralatan medis, peralatan komunikasi, alat penerangan, ambulans, serta perlengkapan pendukung lainnya.
Proses pencarian masih menghadapi sejumlah kendala, di antaranya akses menuju lokasi yang sempit serta banyaknya material bangunan yang rawan mengalami runtuhan susulan. Meski demikian, Tim SAR Gabungan tetap melanjutkan operasi dengan mengutamakan aspek keselamatan personel dan efektivitas pencarian hingga korban terakhir berhasil ditemukan. (aag)