news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Kementerian Kehutanan melalui Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat bergerak cepat menangani konflik antara masyarakat dengan Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) di Nagari Pasia Laweh, Kec. Palupuh, Kab. Agam..
Sumber :
  • Antara

Dibantu Warga, Kemenhut Berhasil Tangkap Harimau Sumatera Dekat Sekolah di Agam

Kementerian Kehutanan melalui Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat bergerak cepat menangani konflik antara masyarakat dengan Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) di Nagari Pasia Laweh, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam..
Kamis, 13 Agustus 2026 - 18:13 WIB
Reporter:
Editor :

“Tim Balai KSDA Sumatera Barat, saat ini telah melakukan evakuasi terhadap Harimau Sumatera tersebut dengan berkoordinasi bersama Polsek Palupuh untuk memastikan proses evakuasi berlangsung aman dan terkendali. Evakuasi dilakukan dengan mengutamakan keselamatan masyarakat sekaligus meminimalkan risiko terhadap satwa,” ujar Ristianto.

Setelah berhasil dievakuasi, Harimau Sumatera tersebut dititipkan pada lembaga konservasi untuk menjalani pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut.

Pemeriksaan akan dilakukan oleh tim medis dan dokter hewan untuk memastikan kondisi kesehatan satwa sebelum ditentukan langkah penanganan konservasi selanjutnya.

Tekankan Keselamatan Warga dan Konservasi

Penanganan cepat konflik Harimau Sumatera di Agam tersebut sejalan dengan kebijakan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni yang menempatkan mitigasi konflik manusia dan satwa liar sebagai bagian penting dari pengelolaan konservasi.
Pendekatan tersebut tidak hanya diarahkan untuk merespons kejadian setelah konflik terjadi, tetapi juga memperkuat sistem deteksi dini, respons lapangan, edukasi masyarakat, serta penanganan satwa secara terukur.

Dalam kasus di Palupuh, pemasangan box trap menjadi salah satu langkah mitigasi untuk mengurangi risiko interaksi berulang antara Harimau Sumatera dan masyarakat, khususnya karena lokasi kejadian berada berdekatan dengan sekolah dan fasilitas umum.

Komitmen tersebut juga sejalan dengan perhatian Presiden Prabowo Subianto terhadap perlindungan kekayaan alam dan keanekaragaman hayati Indonesia. Perlindungan satwa liar, termasuk Harimau Sumatera, menjadi bagian dari upaya menjaga ekosistem sekaligus memastikan keberadaan sumber daya alam dapat memberikan manfaat secara berkelanjutan bagi masyarakat dan generasi mendatang.

Karena itu, penanganan konflik manusia dan satwa liar membutuhkan keseimbangan antara aspek keselamatan masyarakat dan prinsip konservasi. Setiap tindakan terhadap satwa dilindungi harus dilakukan berdasarkan kondisi lapangan, kajian teknis, serta ketentuan konservasi yang berlaku.

Warga Diminta Waspada

Kementerian Kehutanan juga mengimbau masyarakat di sekitar lokasi untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama karena kawasan tersebut merupakan jalur yang berpotensi dilalui satwa liar.

Masyarakat diminta menghindari aktivitas seorang diri, khususnya pada malam hari di sekitar lokasi yang berpotensi menjadi jalur pergerakan Harimau Sumatera.

Selain itu, warga diingatkan untuk tidak mendekati, mengejar, maupun mencoba menangkap satwa liar apabila kembali terlihat.

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:34
01:25
01:32
01:54
05:21
00:53

Viral