news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Novi Indriani, ibu MAP menangis saat diwawancarai..
Sumber :
  • tim tvOne/Ahmidal Yauzar

Seorang Anak di Medan Alami Perundungan di Sekolah hingga Diduga Diusir Wakil Kepala Sekolah, Ibu Korban Lapor ke KPAI

Seorang anak berinisial MAP jadi korban perundungan di sekolahnya Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Miftahul Jannah Kota Medan, Sumatra Utara. Tak hanya mengalam
Rabu, 2 September 2026 - 16:33 WIB
Reporter:
Editor :

Medan, tvOnenews.com - Seorang anak berinisial MAP jadi korban perundungan di sekolahnya Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Miftahul Jannah Kota Medan, Sumatra Utara. Tak hanya mengalami perundungan oleh temannya, MAP juga diduga mendapat perlakuan serupa oleh Wakil Kepala Sekolah (Wakasek).

Akibatnya, MAP kini mengalami trauma psikis yang membuat dirinya enggan ke sekolah maupun keluar rumah.

Hal itu diungkapkan Novi Indriani yang merupakan ibu MAP. Dijelaskannya, petistiwa itu bermula ketika anaknya bertengkar dengan teman sekelasnya.

Saat pulang ke rumah, MAP mengadu bahwa perut beserta pahanya terasa sakit setelah dipukul teman sekelasnya. Mendengar keluhan itu, Novi Indriani mendatangi rumah teman sekelas anaknya dengan bermaksud untuk menanyakan ke orang tuanya.

"Ada saya datangi tapi tidak ada buat keributan. Setelah itu saya melapor ke wali kelas, lalu guru tersebut menyelesaikan masalah anak saya dengan temannya. Saya pun bersyukurlah," kata Novi, Rabu (2/9/2026).

Namun, berselang beberapa hari, MAP mengalami perundungan kembali yang dilakukan oleh teman-temannya. 

Mendengar keluhan itu, keesokkan harinya Novi datang ke sekolah. Di hadapan wakil kepala sekolah, Novi Indrian menangis menceritakan kehidupan anaknya.

"Saya bertanya ke wakil kepala sekolah kenapa anak saya selalu dipermalukan tidak punya bapak. Memang benar dia tidak punya sosok ayah tapikan ini sekolah agama. Saya juga tidak tahu dari mana teman-temannya tahu kalau anak saya tidak punya ayah," ucap Novi.

Lanjut Novi menjelaskan, keesokan hari anaknya MAP bukan mendapat perlakuan baik tetapi mendapat perlakuan memalukan yang dilakukan oleh wakil kepala sekolah yang mengatakan di hadapan teman-temanya bahwa Novi Indriani, Ibu MAP menangis saat datang ke sekolah.

"Wakil kepala sekolah itu marah dengan anak saya karena katanya ribut. Di situ dia mempermalukan anak saya dengan menyebut kalau saya ini menangis saat jumpa dengan dia," ungkapnya.

Novi juga mengatakan, tak hanya mempermalukan, kepala sekolah juga mengusir anaknya dari sekolah Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Miftahul Jannah Kota Medan.

"Anak saya disuruh duduk di depan, kemudian dia diusir disuruh keluar dari sekolah itu. Anak saya dipermalukan dua dua orang tuanya dipermalukan. Saya kecewa, sekolah agama tapi moralnya tidak ada," kata Novi sambil menangis.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:51
04:43
02:08
01:14
01:08
01:39

Viral