- Ilustrated by ChatGPT
Kabut Asap Masuk Bengkulu Pagi Hari, BMKG Imbau Warga Kurangi Aktivitas Luar
Bengkulu, tvOnenews.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan kualitas udara di Kota Bengkulu cenderung memburuk pada pagi hari akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah.
"Kalau di BMKG kita langsung mengeluarkan parameternya dari PM2,5, particulate matter 2,5. Justru di pagi hari jam enam sampai jam tujuh itu kualitas udara di Bengkulu menurun di kota, mencapai sangat tidak sehat," kata Kepala BMKG Bengkulu Luhur Tri Uji Prayitno di Bengkulu, Jumat (4/9/2024).
Dia menjelaskan kondisi memburuk kualitas udara Bengkulu pada pagi hari berkaitan dengan karhutla di sejumlah wilayah, tidak hanya di Bengkulu.
"Nah itu kalau dibandingkan dengan jumlah titik api di wilayah kita, itu sebenarnya tidak matching ya, artinya berarti asap yang berada di wilayah Bengkulu, berarti bukan (dari asap kebakaran di Bengkulu saja)," kata dia.
Dia mengatakan kondisi memburuk kualitas udara kalau hanya akibat kebakaran di Bengkulu saja, tingkat keparahannya tidak akan setinggi itu.
Kondisi buruknya kualitas udara, lanjut dia, juga tidak sepanjang waktu, hanya pagi hari yang artinya ada kabut asap terdorong ke wilayah Bengkulu akibat pergerakan angin.
"Saya tidak spesifik dari (provinsi) mana (asal asap), tapi itu yang jelas bukan dari wilayah Bengkulu, karena asapnya di pagi hari dan di siang hari sudah menurun menjadi bagus kualitasnya," ucap Luhur.
Ia menjelaskan kualitas udara membaik sekitar pukul 10.00 WIB hingga sore hari. Namun, pola perubahan tersebut dapat kembali terjadi pada pagi hari berikutnya.
"Kualitas udara kita berfluktuasi, biasanya jam 6-7 itu sangat tidak sehat dan kemudian terus membaik di jam 10 sampai sore hari," ujarnya. (ant/aag)