news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Seorang Wanita Bunuh diri.
Sumber :
  • Istimewa

Janji Rapikan Dokumen Kepada Suami, Seorang Perempuan Status ASN Ditemukan Meninggal Gantung Diri Pada Pintu Kamar

Seorang perempuan berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) ditemukan tewas gantung diri di dalam rumahnya di komplek Perumahan BTN Kec Pandan, Kab Tapanuli Tengah
Kamis, 15 September 2022 - 04:20 WIB
Reporter:
Editor :

Tapanuli Tengah, Sumatera Utara –  Seorang perempuan berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) ditemukan tewas gantung diri di dalam rumahnya di komplek Perumahan BTN Blok C, nomor 62 Kelurahan Pandan Wangi, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Rabu (14/9/2022) siang sekitar 14.00 WIB.

Kapolres Tapanuli Tengah, AKBP Jimmy Christian Samma mengatakan korban bernama Lasma Natal Uli Hutagaol (41).

Menurut Jimmy Samma, peristiwa menghebohkan itu awalnya dilaporkan Kepala Lingkungan III, Kelurahan Pandan Wangi, Golkar Parinduri kepada polisi.

‘Selanjutnya Kapolsek Pandan AKP Zulkarnaen Pohan bersama personel langsung menuju TKP, dan menemukan mayat korban sudah tergeletak di lantai rumah depan pintu kamar tidur,” kata Jimmy.

Tim Inafis Polres Tapanuli Tengah yang tiba di lokasi langsung melakukan olah TKP, dan selanjutnya mengevakuasi mayat korban ke RSUD Pandan.

Dijelaskan, petugas menemukan di samping korban sejumlah barang barang berupa sepotong kain panjang warna coklat motif batik, sepasang sepatu perempuan warna abu abu, sebuah tas kulit warna coklat merk Elequator dan satu pisau bergagang kayu.

Kapolres Tapanuli Tengah menyampaikan belum dapat memastikan penyebab meninggalnya korban.

“Dalam kasus ini kita masih melakukan penyelidikan dengan memeriksa saksi-saksi termasuk suami korban Kanser Sihombing (46) yang juga seorang ASN,” jelasnya.

Kepada awak media di lokasi, suami korban Kanser Sihombing mengatakan bahwa mereka baru pindah tugas dari Pemkab Tapanuli Tengah ke Pemko Sibolga sekitar seminggu yang lalu.

Ia juga mengatakan selama bekerja di Pemko Sibolga, mereka tidak merasa ada masalah dalam pekerjaan di kantor maupun dalam rumah tangga mereka.

“Tidak ada masalah. Dia (korban) datang ke rumah BTN Pandan ini katanya untuk mengambil berkas-berkasnya yang tertinggal, karena masih ada yang mau dilengkapinya,” kata Kanser.

Kanser mengungkapkan bahwa mereka sudah hampir seminggu ini tinggal di Kota Sibolga bersama dengan ketiga anaknya. Sedangkan rumah yang selama ini mereka tempati di Komplek BTN sudah kosong, hanya barang-barang dan perabotan saja yang masih tinggal di dalam rumah tersebut.

"Sebelumnya dia permisi ke aku mau pergi ke rumah yang di Pandan untuk mengambil berkasnya, pas jam istirahat siang tadi. Namun saat aku datang ke kantornya di Dinas Dukcapil Sibolga, orang kantor itu bilang kalau dia (korban) belum juga balik ke kantor. Lalu aku WA dia (korban), tapi gak dibalas-balasnya, terus ku telepon ke nomornya, tapi tak diangkat-diangkatnya juga,” bebernya.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:50
02:47
06:54
06:16
06:20
07:15

Viral