news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Kapolsek Sunggal, Kompol Chandra Yudha.
Sumber :
  • Tim TvOne/Yoga Syahputra

Terindikasi Penyebab Utama Pelajar Melakukan Tindak Kejahatan, Stop Penggalangan Sapma OKP atau Ormas di Lingkungan Sekolah

Sederet kasus kejahatan jalanan, mulai dari bentrok, pembegalan dengan menggunakan senjata tajam dan cara mematikan lainnya masih marak terjadi dan sangat meresahkan warga Kota Medan. Parahnya, anak-anak yang masih usia pelajar sekolah lah yang diamankan petugas Polisi menjadi pelakunya. Senjata tajam, tiga samurai dan satu besi gear bekas dari sepeda motor ikut diamankan, berikut satu unit sepeda motor hasil kejahatan.
Senin, 31 Oktober 2022 - 18:31 WIB
Reporter:
Editor :

Untuk itu, Chandra megungkap, langkah yang diambil ialah dengan mengumpulkan anak-anak dan memberikan arahan dan pandangan sesuai fakta dan kondisi yang dijalani dalam perjalanan hidup meniti masa depan. 

"Selain memberikan arahan bimbingan dan fakta nyata kepada adek-adek kita ini, kami juga mengambil kebijakan mengumpulkan para orang tua mereka berikut dengan pihak sekolah. Kami memberikan solusi kepada orang tua dalam pengawasan. Yang mana anak-anak usia sekolah jangan dimanjakan meski orang tuanya mampu. Karena anak usia sekolah masih butuh dikawal selain dibimbing. Orang tua harus menyempatkan diri mengantar jemput anak-anak ke sekolah dan tidak memberikan sepeda motor. Dan Alhamdullilah sudah tersampaikan ke pada orang tua masing masing," bebernya.

Lebih lanjut, Chandra juga akan meningkatkan intensitas dan kunjungan ke sekolah-sekolah yang ada di wilayah hukum Polsek yang ia pimpin saat ini.

"Di mana sosialisasi yang telah kita lakukan sebelum sebelumnya akan ditingkatkan lagi. Apapun itu upaya terbaik demi adek-adek usia sekolah ini terus kita lakukan dan semoga bermanfaat dari sekian banyak kejadian yang ada. Kasihan juga kalau mereka mereka disansi pihak sekolah seperti dikeluarkan. Dan saya juga akan terus berkordinasi dengan dinas terkait termasuk ke Wali Kota Medan, Bobby Affif Nasution yang saya rasa dapat merespon cepat,” tukas Chandra.

Isak Tangis Orang Tua Pelajar Pecah

Puluhan orang tua siswa yang diundang dalam pertemuan terlihat sedih. Isak tangis mereka pecah mendapati anak-anak mereka berada di kantor polisi.

Tangisan para orang tua siswa semakin menjadi ketika anak-anak mereka dipertemukan dan sembah sujud meminta  maaf.

Mereka berharap anak-anaknya dapat segera kembali pulang sembari sabar menunggu proses di kepolisian.


Kepala Sekolah Ungkap dan Tekankan Organisasi Pelajar itu Hanya OSIS. 

Pihak sekolah yang rurut hadir dalam undangan pertemuan yang berlangsung di aula Polsek Sunggal, ikut angkat bicara.

Mereka masing-masing sudah menerapkan prosedur pengawasan yang ketat terhadap anak didik mereka.

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

07:43
16:23
04:15
50:38
04:41
10:49

Viral