- Tim tvOne - Nuryanto
Kondisi Terkini Gunung Merapi, Begini Analisa Terbaru BPPTKG Yogyakarta
Yogyakarta, DIY - Balai Penyelidikan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta merilis kondisi terkini Gunung Merapi yang berada di perbatasan Jawa Tengah dan Yogyakarta.
Dari tanggal 28 Januari hingga 3 Februari 2022, aktivitas vulkanik Gunung Merapi masih cukup tinggi berupa aktivitas erupsi efusif. Status aktivitas masih ditetapkan dalam tingkat “SIAGA”.
Secara visual dalam sepekan terkhir, cuaca di sekitar Gunung Merapi umumnya cerah pada pagi dan malam hari, sedangkan siang hingga sore hari berkabut. Asap berwarna putih, ketebalan tipis hingga tebal, tekanan lemah dan tinggi 100 m teramati dari Pos Pengamatan Gunung Merapi Babadan pada tanggal 3 Februari 2022 pukul 05.45 WIB.
Menurut Kepala BPPTKG Yogyakarta, Hanik Humaida, pada minggu ini teramati 2 kali awan panas guguran ke arah barat daya, hulu Sungai Bebeng dengan jarak luncur 2.000 – 2.500 m.
" Guguran lava teramati sebanyak 133 kali ke arah barat daya dominan ke Sungai Bebeng dengan jarak luncur maksimal 2.000 m, dan 1 kali guguran lava ke arah barat laut (hulu Sungai Apu dan Trising) dengan jarak luncur 300 meter," kata Hanik Humaida.
Sementara itu, Gunung Merapi tidak teramati adanya perubahan morfologi yang signifikan baik pada kubah lava barat daya maupun kubah tengah. Volume kubah lava barat daya sebesar 1.670.000 m3 dan kubah tengah sebesar 3.007.000 m3
Dalam minggu ini kegempaan Gunung Merapi mencatat 2 kali gempa awan panas Guguran (AP), 93 kali gempa Vulkanik Dangkal (VTB), 383 kali gempa Fase Banyak (MP), 1.006 kali gempa Guguran (RF), 48 kali gempa Hembusan (DG), dan 8 kali gempa Tektonik (TT).
" Intensitas kegempaan pada minggu ini lebih tinggi dibandingkan minggu lalu," lanjut Hanik.
Hanik Humaida menyebutkan bahwa dari data deformasi menunjukkan Jarak tunjam EDM di sektor barat laut dari titik tetap BAB ke reflektor RB1 berkisar pada jarak 4.030,347 m hingga 4.030,436 m; dan dari BAB ke reflektor RB2 pada kisaran 3.844,932 m hingga 3.845,016 m. Baseline GPS Klatakan – Plawangan berkisar pada 6.164,05 m hingga 6.164,06 m.
" Deformasi Gunung Merapi yang dipantau dengan menggunakan EDM pada minggu ini menunjukkan laju pemendekan jarak sebesar 1,6 cm/hari," terangnya.