news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

BPPTKG Yogyakarta mengupdate perlembangan aktivitas Gunung Merapi periode 28 Januari - 3 Februari 2022..
Sumber :
  • Tim tvOne - Nuryanto

Kondisi Terkini Gunung Merapi, Begini Analisa Terbaru BPPTKG Yogyakarta

Balai Penyelidikan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta merilis kondisi terkini Gunung Merapi yang berada di perbatasan Jawa Tengah dan Yogyakarta.
Jumat, 4 Februari 2022 - 18:51 WIB
Reporter:
Editor :

Yogyakarta, DIY - Balai Penyelidikan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta merilis kondisi terkini Gunung Merapi yang berada di perbatasan Jawa Tengah dan Yogyakarta.

Dari tanggal 28 Januari hingga 3 Februari 2022, aktivitas vulkanik Gunung Merapi masih cukup tinggi berupa aktivitas erupsi efusif. Status aktivitas masih ditetapkan dalam tingkat “SIAGA”.

Secara visual dalam sepekan terkhir, cuaca di sekitar Gunung Merapi umumnya cerah pada pagi dan malam  hari, sedangkan siang hingga sore hari berkabut. Asap berwarna putih, ketebalan tipis hingga tebal, tekanan lemah dan tinggi 100 m teramati dari Pos Pengamatan Gunung Merapi Babadan pada tanggal 3 Februari 2022 pukul 05.45 WIB.

Menurut Kepala BPPTKG Yogyakarta, Hanik Humaida, pada minggu ini teramati 2 kali awan panas guguran ke arah barat daya,  hulu Sungai Bebeng dengan jarak luncur 2.000 – 2.500 m.

" Guguran lava teramati sebanyak 133 kali ke arah barat daya dominan ke Sungai Bebeng dengan jarak  luncur maksimal 2.000 m, dan 1 kali guguran lava ke arah barat laut (hulu Sungai Apu dan Trising) dengan jarak luncur 300 meter," kata Hanik Humaida.

Sementara itu, Gunung Merapi tidak teramati adanya perubahan morfologi yang signifikan baik pada kubah lava barat daya maupun kubah  tengah. Volume kubah lava barat daya sebesar 1.670.000 m3 dan kubah tengah sebesar 3.007.000 m3

Dalam minggu ini kegempaan Gunung Merapi mencatat 2 kali gempa awan panas Guguran (AP), 93 kali gempa Vulkanik Dangkal (VTB), 383 kali gempa Fase Banyak (MP), 1.006 kali gempa Guguran (RF), 48 kali gempa  Hembusan (DG), dan 8 kali gempa Tektonik (TT).

" Intensitas kegempaan pada minggu ini lebih tinggi dibandingkan minggu lalu," lanjut Hanik.

Hanik Humaida menyebutkan bahwa dari data deformasi menunjukkan Jarak tunjam EDM di sektor barat laut dari titik tetap BAB ke reflektor RB1  berkisar pada jarak 4.030,347 m hingga 4.030,436 m; dan dari BAB ke reflektor RB2 pada kisaran 3.844,932 m hingga 3.845,016 m. Baseline GPS Klatakan – Plawangan berkisar pada 6.164,05 m hingga 6.164,06 m.

" Deformasi Gunung Merapi  yang dipantau dengan menggunakan EDM pada minggu ini menunjukkan laju  pemendekan jarak sebesar 1,6 cm/hari," terangnya.

Pada minggu ini terjadi hujan di Pos Pengamatan Gunung Merapi dengan intensitas curah hujan sebesar 167 mm/jam selama 70 menit di Pos Kaliurang pada tanggal 3 Februari 2022 dan dilaporkan adanya banjir lahar hujan di Kali  Boyong dan Kali Kuning.

" Aktivitas vulkanik G. Merapi masih cukup tinggi berupa aktivitas erupsi efusif.  Status aktivitas ditetapkan dalam tingkat “SIAGA”," pungkas Hanik.

BPPTKG Yogyakarta juga merekomendasikan potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor  selatan – barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai  Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km.

Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat  menjangkau radius 3 km dari puncak.

Kepada para pemangku kepentingan dalam penanggulangan bencana Gunung Merapi direkomendasikan untuk Pemerintah Kabupaten Sleman, Kabupaten Magelang, Kabupaten Boyolali  dan Kabupaten Klaten agar melakukan upaya – upaya mitigasi dalam  menghadapi ancaman bahaya erupsi Gunung Merapi yang terjadi saat ini.

Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi  bahaya. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi serta mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi. Jika terjadi perubahan aktivitas Gunung Merapi yang signifikan maka status  aktivitas Gunung  Merapi akan segera ditinjau kembali.

Untuk informasi resmi aktivitas G. Merapi masyarakat dapat mengakses  informasi melalui Pos Pengamatan G. Merapi terdekat, radio komunikasi  pada frekuensi 165.075 MHz, website merapi.bgl.esdm.go.id, media sosial BPPTKG, atau ke kantor BPPTKG, Jalan Cendana no. 15 Yogyakarta,  telepon (0274) 514180 -514192. (Nuryanto/Buz)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:18
01:06
01:29
05:25
06:04
01:26

Viral