- tim tvOne/Nuryanto
Naik Vespa Keliling Indonesia, Gadis Berhijab Temukan Toleransi
"Ya banyak cerita selama perjalanan, unik lucu, kadang bikin tertawa, saya pernah juga jatuh, tapi saya bangkit dan melanjutkan perjalanan," kisahnya sambil tersenyum manis.
Perempuan muda kelahiran Jambi, yang memiliki hobi menunggang sepeda motor dan traveling sejak SMA ini menceritakan pengalamannya saat berkendara sendirian menggunakan Vespanya. Ia melihat langsung kehidupan masyarakat dari berbagai suku, dan pulau.
"Keindahan alam dan traveling ini sebagai bonus dari tujuan perjalanan saya, yang lebih penting adalah bagaimana saya bisa melihat langsung toleransi masyarakat, bagaimana keramahtamahan warga lokal menerima saya yang berhijab, juga bagaimana mereka memperlakukan saya yang menggunakan vespa sendirian," ungkapnya.
Selain itu ia ingin mengenal kehidupan perempuan di masing-masing daerah, dengan lika-liku adat istiadat dan budaya lokal.
"Terutama tentang kehidupan perempuan di masing-masing daerah, ini sangat menarik bagi saya. Banyak adat istiadat di pelosok Nusantara yang bisa menjadi pembelajaran bagi kita semua, terutama perempuan," lanjut Pita.
Pita yang baru saja menyelesaikan pendidikan strata 1 Ilmu Pemerintahan di Jambi, datang ke Yogyakarta dengan vespa birunya untuk melanjutkan kuliah S2 di jurusan Hubungan Internasional. Sambil menunggu masa kuliah, ia manfaatkan waktu luangnya untuk turing ke Sulawesi, dan juga NTT.
"Untuk sementara saya akan fokus ke pendidikan, begitu saya masuk HI UGM saya akan melanjutkan solo turing saya, ya semoga saya bisa diterima di sini," ucap Pita.
Saat ini Pita yang berdomisili di kawasan Baciro Kotamadya Yogyakarta, ia berharap mampu mendokumentasikan perjalanan termasuk menuliskan ke dalam buku catatan. Apa saja yang ia dengar, ia rasakan, ia hirup dan lihat dengan segenap panca inderanya, tentang alam dan manusia nusantara, yang akan ia selalu syukuri sebagai anugerah terindah dari Tuhan yang Maha Indah. (Nuryanto/prs)