- Tim tvOne - Sri Cahyani Putri
PSEL DIY di Piyungan Seluas 5,7 Hektar Dibangun Akhir 2026, Olah Sampah Jadi Energi Listrik
Yogyakarta, tvOnenews.com - Pemerintah Daerah (Pemda) DI Yogyakarta menargetkan pelaksanaan groundbreaking atau peletakan batu pertama pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) pada akhir 2026.
Proyek ini digadang menjadi solusi jangka panjang mengatasi persoalan sampah di DIY sekaligus menghasilkan energi listrik yang akan dibeli oleh PT PLN.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup DIY, Kusno Wibowo menyampaikan bahwa proyek PSEL di DIY saat ini dalam tahap penyelesaian kesiapan di lapangan baik secara teknis maupun administrasi.
Apabila seluruh tahapan dapat diselesaikan sesuai jadwal, pembangunan fisik ditargetkan pada penghujung 2026.
"Karena dari Danantara juga ada target waktunya, paling tidak dalam 3 bulan ke depan semua kelengkapan sudah harus clear. Untuk groundbreaking harapannya di akhir tahun ini kalau semuanya lancar," kata Kusno ditemui seusai mendampingi Gubernur DIY bertemu Menteri Lingkungan Hidup di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Jumat (24/7/2026).
Untuk sementara, PSEL DIY dirancang mampu mengolah sekitar 1.000 ton sampa per hari yang berasal dari Kota Yogyakarta, Kabupaten Bantul dan Sleman. Ribuan ton sampah akan disulap menggunakan teknologi waste to energy menjadi energi listrik.
"Listrik yang dihasilkan akan dibeli oleh PLN. Kemarin disampaikan untuk pembelian dari PLN 20 sen dolar AS per kWh-nya," ucap Kusno.
Adapun, PSEL DIY dibangun di atas lahan seluas 5,7 hektar di Piyungan, Kabupaten Bantul. Terkait pembangunan konstruksinya, Kusno mengungkap butuh waktu kurang lebih 18 bulan.
"Kemarin disampaikan untuk pembangunan kontruksinya kurang lebih satu setengah tahun atau kurang lebih 18 bulan. Harapannya, tahun 2028 sudah operasional atau jadi operasional," ujarnya.
Seiring berjalannya waktu, PSEL DIY juga dapat mengolah sampah dari Kabupaten Kulon Progo dan Gunungkidul.
Di lokasi yang sama, Menteri Lingkungan Hidup RI, Mohammad Jumhur Hidayat memastikan rencana pembangunan proyek PSEL yang digagas oleh pemerintah pusat terus berjalan sesuai dengan jadwal.
"Saya rasa ya, itu (proyek PSEL) jalan seperti biasa sesuai dalam deadline," kata Jumhur.
Proyek PSEL membutuhkan investasi senilai Rp 2 Triliun dengan jangka waktu pembangunan berkisar 1,5 - 2 tahun. (scp/buz)