- Tim tvOne - Sri Cahyani Putri
Kobaran Api Hanguskan 300 Meter Persegi Hutan Sultan Ground di Imogiri, Medan Curam Hambat Pemadaman
Bantul, tvOnenews.com - Kebakaran melanda kawasan hutan di atas lahan Sultan Ground di wilayah Imogiri, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, Jumat (31/7/2026) sore.
Kobaran api menghanguskan lahan seluas 300 meter persegi. Proses pemadaman berlangsung cukup sulit lantaran lokasi kebakaran berada di medan yang curam dan tidak dapat dijangkau mobil pemadam kebakaran (damkar).
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh warga sekitar bernama Riyadi. Saat itu, pria berusia 46 tahun tersebut sedang berada di Bulak Sawah Gedhe yang berada di sebelah barat perbukitan Gunung Gedhe.
Dari lokasi tersebut, ia melihat kepulan asap muncul dari arah timur di kawasan perbukitan dengan jarak sekitar satu kilometer.
Laporan tersebut kemudian diteruskan kepada kepala dusun, kepolisian hingga petugas damkar setempat dan unsur relawan untuk dilakukan penanganan.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto menyampaikan, petugas segera menuju ke lokasi usai menerima laporan.
Namun, medan yang terjal membuat armada pemadam tidak bisa mendekati titik api sehingga proses pemadaman harus dilakukan secara manual.
"Lokasi kebakaran berada di kawasan perbukitan yang kondisi medannya curam dan sulit dijangkau mobil damkar. Sehingga, pemadaman dilakukan manual dengan memutus jalur rambatan api agar kebakaran tidak meluas," kata Rita.
Ia mengungkap, vegetasi di lokasi kebakaran didominasi ranting pohon, dedaunan kering serta tumbuhan keras seperti pohon jati, sono dan bambu yang membuat api mudah menjalar saat cuaca kering.
Meski demikian, kebakaran tidak mengancam permukiman warga karena lokasinya berada cukup jauh dari kawasan permukiman warga.
Hingga berita ini ditulis, masyarakat bersama petugas masih melakukan pemantauan di sekitar lokasi lantaran masih terdapat titik api yang belum berhasil dipadamkan sepenuhnya.
Rita mengatakan, polisi sampai saat ini juga masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kebakaran hutan ini.
"Kami mengimbau masyarakat tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran di kawasan hutan maupun perbukitan, terutama saat kondisi vegetasi sedang kering. Warga bersama petugas juga masih melakukan pemantauan hingga dipastikan api benar-benar padam," pungkasnya. (scp/buz)