news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Tangkapan layar Threads. Komentar sinis dokter Elda di postingan Threads pasien BPJS Kesehatan yang menuai kritik publik..
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Hina Pasien BPJS di Threads, Dokter Elda Putri Dinonaktifkan 3 Bulan dari PPDS UGM Usai Ditarik dari Stase Sardjito

Polemik dokter Elda Putri Rahardini yang menjadi sorotan setelah unggahannya di media sosial (medsos) terkait pasien BPJS Kesehatan berujung pada sanksi akademik. 
Senin, 10 Agustus 2026 - 13:06 WIB
Reporter:
Editor :

Sleman, tvOnenews.com - Polemik dokter Elda Putri Rahardini yang menjadi sorotan setelah unggahannya di media sosial (medsos) terkait pasien BPJS Kesehatan berujung pada sanksi akademik. 

Dokter yang tengah menjalani Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) di Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FKKMK UGM) tersebut dinonaktifkan selama tiga bulan. 

Sebelum dijatuhkan sanksi oleh FKKMK UGM, Elda Putri lebih dulu ditarik dari stase RSUP Dr Sardjito. Penarikan tersebut dilakukan setelah unggahannya di Threads menjadi perhatian publik dan memicu polemik di jagat maya. 

"Keterangan dari Wakil Dekan FKKMK, yang bersangkutan dinonaktifkan (PPDS) selama tiga bulan untuk menjalani proses dengan semestinya," kata I Made Andi Arsana, Juru Bicara UGM saat dihubungi, Minggu (9/8/2026). 

Polemik bermula dari komentar Elda di Threads yang menghina pasien BPJS Kesehatan bernama Yurizal Tri Chaerawan yang telah menunggu hingga delapan jam untuk mendapatkan ruang perawatan. Belakangan terungkap peristiwa terjadi di Rumah Sakit Dr Cipto Mangunkusumo (RSCM). 

Komentar sinis dokter Elda kemudian menyebar luas di medsos dan menuai kritik karena dianggap tidak mencerminkan sikap profesional, serta etika seorang dokter terhadap pasien. 

Kasus tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh oleh institusi tempat Elda menjalani pendidikan. FKKMK UGM melakukan pemeriksaan untuk mengetahui secara utuh persoalan yang terjadi, serta memastikan ada atau tidaknya pelanggaran terhadap ketentuan etika dan disiplin yang berlaku. Proses penanganan dilakukan secara detail dan komprehensif. 

Oleh karena itu, Made meminta kepada publik untuk menunggu perkembangan dari hasil pemeriksaan terhadap yang bersangkutan. 

"Kita akan lihat hasil prosesnya. Kita akan kabari lagi nanti ya," ucap Made. (scp/buz) 

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

12:26
07:42
02:46
16:21
01:20
01:09

Viral