news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono X (kiri) didampingi Sekda DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti (kanan)..
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Kasus Keracunan MBG Berulang di DIY, Sri Sultan Tegur Penyedia Teledor

Kasus keracunan yang dialami siswa setelah menyantap makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali terjadi di wilayah DI Yogyakarta.
Selasa, 8 September 2026 - 22:52 WIB
Reporter:
Editor :

Yogyakarta, tvOnenews.com - Kasus keracunan yang dialami siswa setelah menyantap makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali terjadi di wilayah DI Yogyakarta.

Kejadian berulang ini menjadi sorotan Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono X.

Sri Sultan menilai persoalan tersebut tidak boleh dianggap sepele. Ia kemudian menyoroti persoalan keamanan dan kualitas makanan dalam pelaksanaan program MBG.

Menurutnya, insiden keracunan yang berulang menunjukkan adanya persoalan yang perlu segera dievaluasi, terutama dari sisi penyedia makanan.

"Saya yakin (insiden) keracunan (MBG) tidak disengaja, tapi teledor saja," kata Sri Sultan kepada awak media di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Selasa (8/9/2026).

Raja Keraton Yogyakarta menyebut, keteledoran penyedia menjadi salah satu hal yang harus diperhatikan agar kasus serupa tidak kembali terjadi.

Keteledoran dalam menyiapkan makanan, menurutnya dapat menimbulkan dampak serius bagi para siswa. Karena itu, standar keamanan pangan harus menjadi perhatian utama setiap penyedia MBG.

"Dilihat betul sebelum memasak entah sayur, daging, ikan dan sebagainya. Kalau harus punya stok ya perlu dilihat juga punya pendingin tidak, yang memenuhi syarat," ucap Sultan.

Ia mencontohkan kapasitas penyimpanan bahan baku seharusnya mencukupi semisal harus menyediakan stok untuk tiga hari ke depan.

"Misalnya stok 10-30 kilogram daging harus dimasukan kulkas. Kalau gak mampu, ditaruh luar akhirnya hari berikutnya sudah warna biru (tidak layak dimakan) ya pasti keracunan," ucap Sultan.

Menyusul adanya insiden tersebut, Sekretaris Daerah DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti segera meminta penjelasan dari koordinator Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) mengenai pelaksanaan program MBG yang berjalan di lapangan.

"Besok, kami mengundang koordinator SPPG. Kami memastikan kenapa kemudian kejadian itu terulang kembali," kata Ni Made.

Mantan Penjabat (Pj) Bupati Kulon Progo tersebut juga mempertanyakan kualitas bahan baku yang digunakan dalam proses memasak.

Insiden keracunan MBG terjadi di wilayah Turi, Kabupaten Sleman pada Senin (7/9/2026). Pasca kejadian tersebut, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sleman bersama Puskesmas Turi dan FETP UGM telah melakukan verifikasi kasus, serta investigasi terhadap laporan keluhan kesehatan pada penerima MBG yang diproduksi SPPG Wonokerto, Turi. 

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:03
05:19
01:23
01:28
20:49
05:57

Viral