news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Penutupan GIFTS 2026.
Sumber :
  • tim tvOne - Sri Cahyani Putri

GIFTS 2026 Hasilkan 51 Kerja Sama, 79 Startup Berpeluang Temui Investor

Global Innovation and Future Technology Summit (GIFTS) 2026 di GIK UGM menghasilkan 51 dokumen kerja sama, mendorong pemanfaatan hasil riset perguruan tinggi
Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:44 WIB
Reporter:
Editor :

Pameran tersebut turut melibatkan sejumlah perguruan tinggi negeri berbadan hukum, yakni UGM, Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Pertanian Bogor (IPB), dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).

Dalam rangkaian pameran, ada 100 inovasi yang dikurasi Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DIY dari total 177 riset PRIME STeP yang turut ditampilkan. Sebanyak 27 inovasi di antaranya berhasil memperoleh mitra pengembangan secara langsung.

Selain membuka peluang investasi bagi startup, GIFTS 2026 menghasilkan 51 dokumen kerja sama yang mencakup nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU), Letter of Intent (LoI), Non-Disclosure Agreement (NDA), dan perjanjian kerja sama teknis.

Sejumlah kesepakatan melibatkan UGM bersama Kadin DIY, Kawasan Industri Terpadu Batang, dan PT Mega Inovasi Organik. Di bidang pertanian, kerja sama teknis dilakukan dengan Direktorat Aneka Kacang dan Umbi serta Direktorat Serealia, Direktorat Jenderal Tanaman Pangan, Kementerian Pertanian untuk mendukung pengembangan kedelai lokal dan varietas padi unggul.

Sementara itu, kerja sama di sektor pariwisata dan lingkungan mencakup penandatanganan NDA dengan PT Putra Mataram Mitra Sejati Ambarukmo serta PT Daur Ulang Indonesia.

Danang mengatakan, seluruh kesepakatan tersebut akan ditindaklanjuti bersama inventor, inovator, investor, dan mitra industri agar tidak berhenti pada penandatanganan dokumen. Inovasi unggulan terpilih juga dijadwalkan dipresentasikan dalam Konvensi Sains Teknologi (KST) Indonesia di ITS Surabaya pada November 2026 untuk memperluas peluang kemitraan.

Ia berharap agar pemerintah, termasuk Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) dapat mendukung produk riset yang telah siap diproduksi secara massal. Dukungan regulasi dan keterlibatan kementerian terkait, BUMN, serta mitra strategis lainnya diperlukan agar inovasi perguruan tinggi dapat menjangkau pasar yang lebih luas.

"Kami tidak hanya mengharapkan ada off-taker atau investor, tetapi hasil inovasi yang sudah masuk dalam pipeline produksi massal juga perlu diperluas pasarnya,” ujarnya.

GIFTS 2026 juga menghadirkan sekitar 70 agenda paralel yang mencakup business matchmaking, pendampingan startup, pengembangan riset menuju bisnis, serta forum pengelolaan kekayaan intelektual dan transfer teknologi.

Sebanyak enam sesi diskusi kelompok terarah atau focus group discussion (FGD) melibatkan sekitar 100 narasumber dari kalangan akademisi, praktisi, dan investor. Pembahasannya meliputi industri benih nasional, pengelolaan sampah berbasis komunitas, keberlanjutan lingkungan, ketersediaan air bersih, ekosistem karang dan bakau, serta teknologi kebencanaan.

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:02
14:03
08:06
08:08
08:29
08:13

Viral