- Pertamina Patra Niaga
Inovasi Mina Tenun di Desa Sukarara NTB: Ubah Hentakan Alat Tenun Jadi Listrik Pompa Air
Di luar ranah ekonomi, Pertamina Patra Niaga AFT BIL turut menyematkan solusi atas krisis air bersih yang kerap melanda wilayah NTB saat musim kemarau.
Keterbatasan sumber air bersih kerap memaksa warga Desa Sukarara membeli air atau mencari pasokan alternatif demi memenuhi kebutuhan harian.
Guna menjawab tantangan tersebut, program Mina Tenun memodifikasi alat tenun bukan mesin (ATBM) agar hentakan mekanis selama proses menenun dapat dikonversi menjadi energi listrik.
Arus listrik tersebut difungsikan untuk menghidupkan instalasi pompa dan sistem filtrasi air.
Dukungan daya ini semakin optimal berkat integrasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) dari sokongan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan.
“Bagi kami, inovasi sosial bukan hanya tentang menghadirkan teknologi baru, tetapi memastikan inovasi tersebut menjawab kebutuhan masyarakat. Melalui Mina Tenun, aktivitas menenun yang menjadi bagian dari budaya lokal dikembangkan untuk mendukung penghidupan perempuan sekaligus menghadirkan solusi bagi kebutuhan air bersih. Kami berharap program ini dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat, baik dari sisi ekonomi maupun lingkungan,” tambah Dian.
Melalui pendekatan Mina Tenun, Pertamina Patra Niaga membuktikan bahwa konservasi budaya lokal, peningkatan nilai tambah produk, dan pemanfaatan energi ramah lingkungan dapat berjalan beriringan.
Model intervensi sosial berbasis kearifan lokal ini selaras dengan komitmen TJSL korporasi dalam mendorong kemandirian kelompok rentan sekaligus menjaga kelestarian lingkungan hidup secara berkelanjutan. (dpi)