news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi - PNM Mekaar.
Sumber :
  • HO-PNM

Bukan Cuma Bisnis yang Tumbuh, PNM Mekaar Berhasil Cetak Return Dampak Sosial Hingga 181 Persen

Suntikan modal usaha bagi pengusaha ultra mikro tak sekadar memutar roda dagangan di warung atau lapak rumahan. Lebih jauh dari itu, pemberdayaan yang konsisten
Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:04 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com – Suntikan modal usaha bagi pengusaha ultra mikro tak sekadar memutar roda dagangan di warung atau lapak rumahan. Lebih jauh dari itu, pemberdayaan yang konsisten mampu membakar optimisme serta menumbuhkan kemandirian ekonomi keluarga.

Komitmen tersebut dibuktikan oleh PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM melalui Program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar).

Berdasarkan hasil kalkulasi Social Return on Investment (SROI) Mekaar periode 2022–2024, setiap Rp1 yang diinvestasikan dalam program Mekaar mampu menghasilkan nilai manfaat ekonomi dan sosial sebesar Rp1,81 atau mencapai 181 persen.

Ilustrasi - PNM Mekaar
Sumber :
  • HO-PNM

Meskipun porsi manfaat terbesar bersumber dari peningkatan pendapatan usaha nasabah sebesar 33,87 persen, dampak positif program ini terbukti merembet ke ranah sosial yang lebih luas.

Suntikan modal dan pendampingan berkelanjutan dari PNM sukses membuka lapangan kerja baru di tingkat lokal sekaligus mengerek optimisme masa depan para pengusaha ultra mikro.

Direktur Utama PNM Kindaris menegaskan bahwa perubahan kapabilitas nasabah menjadi kunci utama penciptaan dampak yang berkelanjutan.

Ilustrasi - PNM Mekaar
Sumber :
  • HO-PNM

“Kami percaya bahwa ketika seorang nasabah semakin mampu, dampaknya tidak berhenti pada dirinya sendiri. Kemampuan yang bertambah dapat menumbuhkan rasa percaya diri dan optimisme, lalu ikut memengaruhi cara mereka menjalankan usaha, mengelola kehidupan keluarga, dan berinteraksi dengan lingkungan,” ujar Kindaris, Kamis (15/10/2026).

Riset dampak Mekaar turut merekam lonjakan kemampuan nasabah secara keseluruhan hingga 36 persen.

Peningkatan paling drastis terjadi pada aspek kognitif—meliputi pemahaman pengelolaan keuangan, pencatatan transaksi, dan manajemen pinjaman—yang melesat sebesar 53,18 persen.

Tak hanya itu, tingkat kepercayaan diri nasabah dalam mengambil keputusan bisnis dan menangkap peluang pasar juga melonjak lebih dari 40 persen.

Bagi PNM, keberhasilan pembiayaan tidak berhenti saat modal berubah menjadi stok barang dagangan, melainkan ketika nasabah memiliki pijakan finansial yang kokoh serta keyakinan untuk melangkah lebih jauh menuju kesejahteraan keluarga.

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:50
02:47
06:54
06:16
06:20
07:15

Viral