Sumber :
- Kementerian ESDM
Menko Bahlil Sebut Produk Hijau Kini Nilainya Lebih Tinggi dari Produk Fosil
Di era perdagangan internasional saat ini, daya saing komoditas manufaktur tak lagi semata-mata diukur dari harga jual, standar mutu, maupun volume produksi.
Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:50 WIB
"Kalau ini mampu kita lakukan, Bapak-Ibu semua, saya yakin Indonesia menjadi salah satu negara yang patut diperhitungkan untuk ekspor yang berkualitas dan juga mampu memberikan daya saing yang baik di mata dunia," kata Bahlil.
Melalui integrasi yang solid antara agenda hilirisasi dan pemanfaatan energi terbarukan, Indonesia diproyeksikan mampu beralih status dari sekadar eksportir bahan mentah menjadi sentra manufaktur barang jadi bernilai tinggi.
Berbekal ketersediaan energi yang andal dan beremisi rendah, komoditas hasil industri nasional diharapkan sanggup berbicara banyak di pentas global. (dpi)