- Istimewa
Pemasangan Chattra Borobudur Didorong Jadi Titik Kebangkitan Spiritual dan Wisata Religi Dunia
Ia menilai, dengan semakin kuatnya nilai spiritual yang ditampilkan, Borobudur berpotensi menarik lebih banyak wisatawan, baik yang datang karena alasan sejarah maupun keagamaan.
“Harapannya, semakin banyak wisatawan yang datang, termasuk umat Buddha dari berbagai negara yang ingin berziarah,” ujarnya.
Fadli juga menyoroti besarnya potensi pasar global. Dengan jumlah umat Buddha di dunia yang diperkirakan mencapai 500 hingga 600 juta jiwa, peluang peningkatan kunjungan dinilai sangat besar.
Proyeksi Kunjungan Wisatawan
Jika sebagian kecil dari populasi tersebut mengunjungi Borobudur, dampaknya bisa signifikan terhadap sektor pariwisata nasional:
-
Populasi umat Buddha dunia: 500–600 juta jiwa
-
Jika 1% berkunjung:
-
Potensi wisatawan: 5–6 juta orang
-
Angka tersebut menunjukkan bahwa Borobudur tidak hanya memiliki nilai sejarah dan spiritual, tetapi juga potensi ekonomi yang besar jika dikelola dengan baik.
Ajakan Menjaga Warisan Dunia
Gemabudhi mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersama-sama menjaga kesakralan dan keberlanjutan Borobudur. Upaya pelestarian tidak hanya terbatas pada aspek fisik, tetapi juga mencakup nilai-nilai spiritual yang terkandung di dalamnya.
Dengan semangat kebersamaan, Borobudur diharapkan tetap menjadi warisan dunia yang tidak hanya membanggakan Indonesia, tetapi juga memberikan kontribusi bagi peradaban manusia secara global. (nsp)