- Freepik
4 Manfaat Puasa yang Jarang Diketahui: Sehatkan Tubuh dan Bikin Bahagia
tvOnenews.com - Puasa bukan sekadar menahan lapar dan haus, tetapi juga memberikan dampak positif bagi kesehatan tubuh dan mental. Salah satu manfaat puasa yang sering dibahas adalah proses detoksifikasi alami.
Saat berpuasa, tubuh bekerja lebih ringan karena tidak terus-menerus mencerna makanan. Kondisi ini membuat organ-organ penting memiliki waktu untuk beristirahat sekaligus mengoptimalkan fungsinya.
Lalu, apa itu detoks tubuh saat puasa dan apa saja manfaatnya?
- Pexels/Thirdman
1. Puasa sebagai detoksifikasi alami
Secara alami, tubuh sebenarnya sudah melakukan proses detoksifikasi setiap hari melalui keringat, urine, dan buang air besar.
Organ seperti hati dan ginjal berperan penting dalam membuang racun serta zat sisa metabolisme.
Namun, menurut dr. Suzy Maria, spesialis penyakit dalam konsultan alergi dan imunologi, meansir dari program Hidup Sehat tvbOne, dijelaskan bahwa puasa terbukti meningkatkan aktivitas enzim di hati yang berperan dalam proses detoksifikasi.
Ketika seseorang menjalani defisit kalori saat puasa, produksi dan aktivitas enzim tersebut meningkat, sehingga proses pembuangan racun berjalan lebih optimal.
"Jadi, makanya dengan berpuasa itu secara tidak langsung kita akan menyebutnya sebagai detoksifikasi alami gitu," jelas dr. Maria
Tak hanya itu, saat cadangan energi mulai digunakan, tubuh akan memecah simpanan lemak.
Racun yang tersimpan dalam lemak pun ikut terurai dan dikeluarkan. Inilah alasan mengapa puasa kerap disebut sebagai detoksifikasi alami.
2. Perbaikan sel tubuh
Manfaat puasa lainnya adalah perbaikan sel tubuh. Puasa membantu memperlambat proses penuaan sel serta meningkatkan regenerasi sel yang rusak.
Secara laboratorium, penanda peradangan dan kerusakan sel pada orang yang berpuasa cenderung lebih rendah. Artinya, puasa membantu tubuh menjaga keseimbangan antara kerusakan dan perbaikan sel.
3. Membantu mengontrol gula darah
Dari sisi metabolisme, dr. Maria menjelaskan, puasa juga berperan dalam mengontrol gula darah.
"Itu udah banyak tuh penelitiannya bahwa kalau misalnya seseorang berpuasa kan otomatis enggak ada kalori yang masuk ya. Nah, itu akan menyebabkan gula darah turun," paparnya.
Saat tidak ada asupan kalori, kadar gula darah menurun dan tubuh mulai menggunakan cadangan energi.
Sensitivitas terhadap insulin pun meningkat, sehingga penggunaan glukosa menjadi lebih efektif. Dampaknya, kadar gula darah lebih stabil.
4. Meningkatkan hormon endorfin atau kebahagiaan
Tak hanya baik untuk kesehatan fisik, ternyata puasa juga bisa membuat seseorang merasa lebih bahagia.
Puasa dapat meningkatkan hormon endorfin atau hormon kebahagiaan. Inilah yang membuat banyak orang merasa lebih tenang, fokus, dan bahagia selama menjalani ibadah puasa.
Untuk bisa mendapatkan segudang manfaat puasa seperti di atas, disarankan untuk menjaga pola makan sehat saat sahur dan berbuka.
dr. Maria merekomendasikan untuk mengonsumsi karbohidrat kompleks seperti nasi merah, protein rendah lemak, serta sayur dan buah seperti bayam, brokoli, anggur, bawang putih, dan teh hijau dapat membantu menjaga kesehatan tubuh selama puasa.
Dengan menjalankan puasa secara benar dan diimbangi pola makan sehat, manfaatnya bukan hanya untuk spiritual, tetapi juga untuk kesehatan fisik dan kebahagiaan.
(nka)