news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi Tidur Setelah Sahur.
Sumber :
  • Freepik/jcomp

Mitos atau Fakta, Tidur Setelah Sahur Bisa Bikin Berat Badan Naik Drastis?

dr. Tirta jelaskan fakta ilmiah soal tidur setelah sahur, benarkah bisa bikin gemuk? Ini penjelasan medis dan tips agar tubuh tetap bugar.
Jumat, 27 Februari 2026 - 23:57 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Kebiasaan tidur setelah sahur sering kali disebut sebagai penyebab utama kenaikan berat badan selama bulan Ramadhan.

Banyak orang percaya bahwa setelah makan sahur, langsung tidur bisa membuat lemak menumpuk dan berat badan meningkat drastis.

Namun, benarkah hal ini benar secara medis? Dalam penjelasannya di kanal YouTube pribadinya, dr. Tirta Mandira Hudhi membantah anggapan tersebut dan memberikan penjelasan ilmiah mengenai hubungan antara tidur setelah sahur dan kegemukan.

Menurut dr. Tirta, anggapan bahwa tidur setelah sahur langsung membuat tubuh gemuk adalah mitos jika dilihat dari sisi ilmiah.

"Sebenarnya bukan bikin gemuk. Kegemukan itu adalah suatu siklus proses dalam satu hari penuh ketika dibandingkan antara jumlah makanan yang masuk dan aktivitas yang keluar,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa berat badan seseorang naik ketika terjadi surplus kalori, yaitu saat jumlah kalori yang dikonsumsi melebihi jumlah kalori yang dibakar oleh tubuh.

Kalori berlebih inilah yang kemudian disimpan dalam bentuk lemak di area tubuh tertentu seperti perut, paha, dan lengan.

Jadi, tidur setelah sahur bukanlah penyebab langsung kegemukan, melainkan gaya hidup dan pola makan sepanjang hari yang lebih berperan besar.

dr. Tirta
Sumber :
  • YouTube/@TirtaPengPengPeng

Namun, dr. Tirta juga mengingatkan bahwa tidur setelah sahur tetap memiliki dampak negatif terhadap ritme sirkadian tubuh, yaitu jam biologis alami yang mengatur siklus tidur, energi, dan metabolisme.

“Tidur habis sahur itu meningkatkan potensi risiko berantakannya ritme sirkadian. Karena kalian sudah bangun ketika sahur, lalu setelah salat subuh kalian tidur lagi, tubuh jadi bingung, ini tidurnya fase apa,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa pada waktu subuh, kadar insulin dalam tubuh berada pada tingkat yang tinggi, yang artinya tubuh siap menggunakan energi dari makanan untuk beraktivitas.

“Ketika insulin sedang tinggi, itu waktu terbaik untuk memanfaatkan energi. Jadi alangkah lebih baik kalau kalian habis sahur dan salat subuh, jangan tidur lagi, tapi gunakan untuk aktivitas ringan,” lanjutnya.

dr. Tirta bahkan menyarankan agar momen setelah salat subuh dijadikan waktu ideal untuk olahraga ringan atau aktivitas fisik sederhana.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:35
02:39
01:06
04:15
02:02
08:19

Viral