- Ilustrasi AI/ChatGPT
Santan Tak Selalu Jadi Musuh Kolesterol, dr Zaidul Akbar Ungkap Cara Konsumsi yang Baik untuk Jantung
tvOnenews.com - Selama ini santan sering mendapat citra kurang baik karena kerap dikaitkan dengan kolesterol tinggi dan berbagai masalah kesehatan.
Tak sedikit orang memilih mengurangi konsumsi makanan bersantan karena khawatir berdampak buruk bagi jantung.
Namun, menurut dr Zaidul Akbar, anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar.
Ia menjelaskan bahwa santan justru memiliki manfaat bagi kesehatan, terutama jika dikonsumsi dalam bentuk yang masih alami dan tidak melalui proses pemanasan berlebihan. Kuncinya terletak pada cara pengolahan dan konsumsinya.
Dalam sebuah penjelasannya, dr Zaidul Akbar menyebut bahwa santan segar yang tidak dipanaskan dapat menjadi minuman yang baik untuk mendukung kesehatan jantung.
"Santan justru kalau tidak dipanaskan sangat baik untuk kesehatan jantung. Masalahnya adalah ketika dipanaskan," kata dr Zaidul Akbar.
Ia menambahkan bahwa proses pemanasan menjadi salah satu faktor yang menurutnya berperan dalam terbentuknya kolesterol pada makanan.
"Kolesterol itu terbentuk dari pemanasan," tambahnya.
- Ilustrasi AI Gemini
Semakin Alami, Semakin Baik
Menurut dr Zaidul Akbar, makanan yang minim pengolahan umumnya lebih baik untuk tubuh.
Bahan pangan yang dikonsumsi dalam kondisi alami dinilai masih mempertahankan kandungan nutrisinya dengan lebih optimal.
Santan sendiri berasal dari kelapa yang dikenal memiliki berbagai kandungan bermanfaat.
Selain santan, produk turunan kelapa lainnya seperti daging kelapa, air kelapa, hingga minyak kelapa murni atau VCO juga disebut memiliki manfaat bagi kesehatan.
Ia menjelaskan bahwa santan mengandung lemak jenuh alami yang berbeda dengan lemak yang banyak ditemukan pada minyak goreng hasil pengolahan.
Karena itu, konsumsi santan segar dalam jumlah yang wajar dinilai dapat menjadi bagian dari pola makan sehat.
Bermanfaat untuk Jantung dan Regenerasi Sel
Tak hanya disebut baik untuk menjaga kesehatan jantung, produk-produk berbahan dasar kelapa juga dipercaya membantu proses perbaikan dan regenerasi sel-sel tubuh.
Karena itulah, dr Zaidul Akbar menyarankan pemanfaatan santan segar sebagai salah satu minuman alami yang dapat dikonsumsi secara rutin.
- viva.co.id/ U-Report
Cara Membuat Minuman Santan Segar
Bagi yang ingin mencoba, berikut cara sederhana membuat minuman santan segar sebagaimana dijelaskan dr Zaidul Akbar:
- Parut daging kelapa segar, lalu peras untuk mendapatkan santannya.
- Tambahkan 1 hingga 2 sendok madu sesuai selera.
- Beri sedikit garam sebagai tambahan mineral. Cairan probiotik juga dapat ditambahkan jika diinginkan.
- Minuman siap dikonsumsi.
Menurutnya, santan sebaiknya diminum segera setelah diperas agar kualitas dan kesegarannya tetap terjaga.
Jika didiamkan terlalu lama, santan dapat mengalami perubahan yang membuat kualitasnya menurun.
- YouTube/dr. Zaidul Akbar Official
Anjuran Konsumsi
Dokter Zaidul Akbar menganjurkan konsumsi santan segar sekitar 100 cc per hari dan dilakukan secara rutin selama kurang lebih tiga bulan.
"Air santannya itu anda minum selama 3 bulan atau sekitar 100 cc sehari dikasih madu, jantungnya akan sehat," kata dr Zaidul Akbar.
Meski demikian, setiap orang memiliki kondisi kesehatan yang berbeda. Karena itu, konsumsi santan maupun pola makan tertentu sebaiknya tetap disesuaikan dengan kebutuhan tubuh dan dikombinasikan dengan gaya hidup sehat secara keseluruhan. (gwn)