news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Fenomena El Nino Pengaruhi Kesehatan.
Sumber :
  • dok.kolase tvOnenews.com /rs pondok indah/ums.ac.id

Cara Jaga Tubuh Tetap Fit saat Fenomena El Nino, Musim Kemarau Diprediksi lebih awal

Ketika anda menghadapi cuaca ekstrem memerlukan persiapan fisik yang matang. Terutama saat menghadapi fenomena El Nino
Kamis, 18 Juni 2026 - 12:23 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com- Fenomena El Nino sudah berada di depan mata, BMKG pun mulai mengimbau para petani untuk bersiap-siap. Sebab dampaknya bisa mempengaruhi cuaca suatu negara.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) baru saja mengeluarkan peringatan dini terkait fenomena El Nino yang diprediksi, akan menyapa Indonesia mulai pertengahan hingga semester kedua tahun 2026. 

Fenomena El Nino pada tahun ini diprediksi memiliki intensitas yang perlu diwaspadai, berpotensi membuat musim kemarau datang lebih awal, berlangsung lebih lama, dan terasa jauh lebih menyengat.

Dengan perubahan iklim global ini, ada hal yang perlu diwaspadai yaitu efek ganda. Bukan hanya suhunya yang tinggi,m dirasakan.

Ketika El Nino bertemu dengan siklus kemarau rutin, curah hujan akan merosot drastis. Kondisi tersebut meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta pencemaran debu halus yang dapat mengganggu kualitas udara.

Mengetahui El Nino dalam laman upk kemenkes disebut, bisa menyebabkan suhu kekeringan ekstrem bukan hanya soal kegerahan, tetapi juga ancaman nyata bagi fungsi organ tubuh. 

Merangkum dari protokol kesehatan Kemenkes RI, ada beberapa risiko utama yang harus diwaspadai:

1. Dehidrasi Berat & Heatstroke

Kondisi pertama, bisa sebabkan kehilangan cairan tubuh secara cepat yang dapat menyebabkan kegagalan fungsi organ hingga pingsan secara tiba-tiba.

2. Masalah Pernapasan (ISPA)

Kondisi kedua, bisa buat udara kering membawa lebih banyak debu dan polutan yang mengiritasi paru-paru.

3. Diare dan Tipus

Juga terjadi kekeringan sering kali berdampak pada penurunan kualitas air bersih, sehingga risiko penyakit saluran pencernaan meningkat.

4. Serangan Nyamuk

Hal unik saat kemarau panjang, ternyata bisa buat DBD justru bisa menjadi lebih ganas karena siklus hidup mereka yang terpengaruh oleh suhu udara yang panas.

Sehubungan dengan ini, BMKG menaruh perhatian terhadap masyarakat. Sebab ada dampak el nino pada kesehatan yang akan terjadi tahun ini.

Fenomena El Nino Pengaruhi Kesehatan
Sumber :
  • dok.kolase tvOnenews.com /rs pondok indah/ums.ac.id

Sebab fenomena ini, buat tidak adanya lapisan awan selama musim kemarau ekstrem ini diprediksi bisa membuat paparan sinar matahari terasa jauh lebih menyengat.  

"Masyarakat disarankan untuk menggunakan masker dan pelindung kepala saat beraktivitas di luar ruangan," pesan Ketua Tim Bidang Klimatologi BMKG Wilayah IV Makassar, Muflihah dalam antara, Kamis (18/6).

"Perubahan iklim ini mulai terasa sejak 2019, yang mana terjadi luapan air di Makassar karena curah hujan yang begitu tinggi, termasuk kondisi La Nina maupun El Nino yang bergantian dengan cepat tanpa jeda," jelas Muflihah.

Bagaimana cara jaga tubuh tetap fit saat menghadapi fenomena El Nino? 

Ketika anda menghadapi cuaca ekstrem memerlukan persiapan fisik yang matang. Berikut adalah langkah praktis agar daya tahan tubuh tetap terjaga:

1. Jangan lupa manajemen Hidrasi Tanpa Menunggu Haus Minumlah air putih setidaknya 2–3 liter per hari. Jangan menunggu haus, karena haus adalah sinyal bahwa tubuh sudah mulai mengalami dehidrasi ringan. 

Tidak lupa tambahkan asupan buah yang kaya air seperti semangka, jeruk, atau mentimun untuk menjaga keseimbangan elektrolit.

2. Jangan lupa atur strategi Berpakaian dan Perlindungan Luar Gunakan pakaian berbahan katun yang longgar dan berwarna cerah agar panas matahari tidak langsung terserap ke tubuh. 

Perlu ditambah, penggunaan tabir surya (sunscreen) dengan minimal SPF 30 sangat dianjurkan untuk mencegah iritasi kulit. Jika harus keluar ruangan, gunakan pelindung tambahan seperti topi lebar atau payung.

3. Hindari Jam "Terik Berbahaya" Jika memungkinkan, batasi aktivitas fisik berat di luar ruangan pada pukul 11.00 hingga 15.00 WIB. Pada jam tersebut, intensitas radiasi UV berada di titik tertinggi yang paling berisiko memicu heatstroke.

4. Pola Makan dan Masker 

Dengan kurangi konsumsi makanan pedas atau gorengan yang bisa memicu "panas dalam" dan radang tenggorokan.Pakai masker saat berada di luar ruangan karena polusi udara meningkat selama masa El Nino.(klw)

 

 

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:03
05:30
01:19
01:04
01:07
08:40

Viral