news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Departemen Anestesiologi dan Terapi Intensif FKUI-RSCM gandeng Yayasan Kesejahteraan Muslimat Nahdlatul Ulama (YKM NU) gelar acara SIGAP Lansia..
Sumber :
  • Istimewa

FKUI-RSCM Gandeng YKM NU Bekali Tips dan Cara Tangani Gawat Darurat pada Lansia, Diajari RJP hingga Penggunaan AED

FKUI-RSCM bekerja sama dengan Yayasan Kesejahteraan Muslimat Nahdlatul Ulama (YKM NU) menggelar giat edukasi mengenai penanganan kegawardaruratan pada lansia.
Minggu, 28 Juni 2026 - 11:23 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Departemen Anestesiologi dan Terapi Intensif FKUI-RSCM bekerja sama dengan Yayasan Kesejahteraan Muslimat Nahdlatul Ulama (YKM NU), menggelar kegiatan SIGAP Lansia (Sehat, Inspiratif, Giat, Aktif, dan Produktif untuk Lansia).

Giat ini diselenggarakan dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai tips dan cara penanganan kondisi kegawatdaruratan pada lanjut usia (lansia) terus diperkuat.

Acara diselenggarakan pada Sabtu, 27 Juni 2026 di Aula Panti Asuhan Harapan Remaja, Rawamangun, Jakarta Timur. Selain diikutip peserta secara langsung, legiatan ini juga disiarkan secara langsung melalui Zoom Meeting dan Youtube, disaksikan oleh masyarakat dari berbagai wilayah di Indonesia.

Dr. dr. Aida Rosita Tantri, Sp.An-TI, Subsp.An.R(K) selaku  Ketua Acara SIGAP Lansia menyampaikan bahwa lansia merupakan kelompok dengan risiko masalah lebih tinggi. Sehingga, pemahaman mengenai penanganannya perlu terus diedukasikan.

"Kita sehari-hari hidup berdampingan dengan lansia, baik di rumah maupun tetangga terdekat. Lansia merupakan kelompok yang memiliki risiko masalah kesehatan lebih tinggi. Acara ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengenali tanda-tanda kegawatdaruratan dari masalah kesehatan yang sering terjadi pada lansia serta memberikan pertolongan pertama yang tepat sebelum mendapatkan bantuan medis." dr. Aida Rosita Tantri, Minggu (28/6/2026).

Di sisi lain, YKM NU sendiri merupakan perangkat atau Yayasan di bawah naungan Muslimat NU yang bergerak di bidang sosial dan kesehatan.

Ketua YKM NU Tingkat Pusat dr. Hj. Erna Yulia Soefihara menyambut baik kegiatan ini dan berharap pengetahuan yang diperoleh hari ini tidak berhenti pada peserta yang hadir, tetapi dapat diteruskan kepada keluarga dan lingkungan sekitar sehingga semakin banyak masyarakat yang mampu mengenali kondisi gawat darurat pada lansia, memberikan pertolongan pertama yang tepat dan segera mencari bantuan medis ketika diperlukan.

Acara berupa pemaparan materi dan tanya jawab yang dilanjutkan dengan simulasi kasus dan praktik.
Topik tentang pertolongan pertama pada kasus stroke disampaikan oleh Dr. dr. Riyadh Firdaus, Sp.An-TI, Subsp.N.An(K) mulai dari pengenalan gejala dengan metode SEGERA dan FAST serta tahapan pertolongannya, kemudian dilanjutkan oleh dr. Abdul Kadir menjelaskan pertolongan pertama pada terjatuh dan lemas serta bagaimana melakukan imobilisasi awal.

Berikutnya, materi dibawakan oleh dr. Adinda Meidisa Akhmad, Sp.An-TI yang memaparkan tentang gejala dan kemungkinan penyebab pada sesak, bagaimana memposisikan dan pertolongan awalnya.

Pada sesi materi terakhir, Dr. dr. Aida Rosita Tantri, Sp.An-TI, Subsp.An.R(K) menjelaskan mengenai Bantuan Hidup Dasar (BHD), bagaimana memberikan resusitasi jantung paru (RJP) yang berkualitas, serta penggunaan AED (Automated External Defibrillator), alat medis portabel yang menganalisis irama jantung secara otomatis dan memberikan kejut listrik untuk mengembalikan irama normal saat seseorang mengalami henti jantung mendadak untuk awam.

Acara dilanjutkan dengan pembagian peserta ke dalam kelompok kecil yang berotasi pada pos simulasi kasus, resusitasi jantung paru (RJP), serta balut bidai. Acara pada pos simulasi juga disaksikan secara langsung oleh seluruh peserta di Zoom dan Youtube.
 
Kegiatan ini berkolaborasi dengan Yayasan Lestari Peduli, Bapak Surya Widyantoro sebagai donatur dan disponsori oleh Hetero, Novell, Bina Mitra Arta, SAS, Wardah, dan ZOLL
Melalui penyelenggaraan SIGAP Lansia, Departemen Anestesiologi dan Terapi Intensif FKUI-RSCM bersama Yayasan Kesejahteraan Nahdlatul Muslimat (YKM NU) dan Yayasan Lestari Peduli menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam meningkatkan kesehatan masyarakat melalui pendidikan, pelayanan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Harapannya, kegiatan seperti ini dapat meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengenali kondisi kegawatdaruratan sehari-hari pada lansia, memberikan pertolongan pertama yang tepat, serta mengambil keputusan cepat untuk memperoleh bantuan medis sehingga keselamatan dan kualitas hidup lansia dapat terus terjaga. (rpi)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

04:56
07:53
06:02
02:55
04:58
07:02

Viral