- freepik/jcomp
11 Manfaat Bawang Putih, Dari Mencegah Penuaan Pada Wanita hingga Meningkatkan Kesuburan Pria
tvOnenews - Bawang putih sudah umum memiliki banyak manfaat bagi kesehatan kita. Hal tersebut berkat adanya berbagai kandungan antara lain senyawa allicin, diallyl disulfide, dan s-allyl cysteine.
Tidak heran jika bawang putih bahkan telah menjadi obat tradisional sejak zaman dahulu. Bahan masakan ini kerap menjadi obat alami untuk menyembuhkan beberapa penyakit.
Secara spesifik, bawang putih juga memiliki manfaat bagi pria dan wanita. Beberapa manfaat lain juga diketahui baik untuk kesehatan anak, mulai dari menjaga kesehatan usus hingga menjaga kesehatan jantung anak.
Dirangkum dari laman VIVA.co.id dan HaloDoc, berikut manfaat bawang putih untuk kesehatan..
Manfaat bawang putih untuk kesehatan pria
Freepik/cookie_studio
1. Meningkatkan kesuburan
Kualitas sel sperma yang baik biasanya sangat menentukan kesuburan seorang pria. Sebaliknya, sel sperma yang tidak berkualitas bisa menghambat seseorang untuk mendapatkan keturunan.
Senyawa allicin yang terkandung dalam bawang putih dinilai mampu meningkatkan aliran darah ke organ seksual. Beberapa ahli percaya bawang putih termasuk makanan yang bersifat afrodisiak. Afrodisiak adalah istilah untuk berbagai jenis makanan, minuman, ramuan, atau obat yang dipercaya dapat meningkatkan libido.
Untuk mendapatkan efek tersebut, tidak didapatkan hanya dalam satu kali konsumsi saja. Perlu mengonsumsi bawang putih secara rutin paling tidak sekitar satu bulan untuk merasakan manfaatnya.
2. Mencegah impotensi
Manfaat lain bawang putih bagi pria adalah mampu mencegah impotensi. Kandungan vitamin dan nutrisi yang terkandung dalam bawang putih dapat meningkatkan jumlah sperma.
Pada gilirannya, manfaat ini dapat mencegah penyakit impotensi yang rentan menyerang pria berusia lanjut. Diketahui untuk mendapatkan manfaat ini, konsumsi bawang putih dalam kondisi mentah atau tambahkan cukup banyak bawang putih ke dalam masakan.
3. Menjaga kesehatan prostat
Seiring bertambahnya usia, fungsi pada kelenjar prostat semakin menurun. Kandungan allicin dalam bawang putih dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh sehingga dapat mencegah penyakit yang berhubungan dengan prostat.
Dikutip dari laman HaloDoc, dalam sebuah studi menunjukkan bahwa pria yang rutin mengkonsumsi bawang putih berisiko lebih rendah terkena benign prostatic hyperplasia (BPH). BPH atau pembesaran prostat umumnya ditandai dengan gejala berupa kesulitan buang air kecil, aliran urine yang tersendat, buang air kecil yang tidak tuntas atau inkontinensia urine.
Manfaat bawang putih untuk kesehatan wanita
Freepik/wayhomestudio
4. Sebagai mencegah penuaan
Kandungan senyawa antioksidan dari zat allicin yang terkandung dalam bawang putih, memiliki peranan besar dalam menangkal radikal bebas.
Seperti yang diketahui, antioksidan membantu melindungi sel dari kerusakan oksidatif yang menyebabkan seseorang mengalami penuaan lebih cepat. Sehingga dengan mengkonsumsi secara rutin, bawang putih mampu mencegah penuaan dini.
5. Menjaga kesehatan tulang
Jika dibandingkan dengan pria, wanita lebih berisiko mengalami pengeroposan tulang atau osteoporosis. Salah satu cara alami untuk menjaga kesehatan tulang adalah dengan mengkonsumsi bawang putih.
Bawang putih mengandung mangan, enzim dan antibiotik. Semua kandungan tersebut bermanfaat dalam menguatkan tulang, metabolisme tulang, dan penyerapan kalsium secara maksimal. Ketika dikonsumsi secara rutin, bawang putih mampu menjaga kesehatan tulang.
6. Mencegah pertumbuhan sel kanker
Selain bermanfaat menangkal radikal bebas dan melindungi sel dari kerusakan, antioksidan yang terkandung dalam bawang putih juga dinilai mampu mencegah pertumbuhan sel kanker.
Sebuah studi laboratorium menunjukkan bahwa senyawa bawang putih membantu perbaikan DNA, memperlambat pertumbuhan sel kanker hingga mengurangi peradangan. Meski demikian, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut terkait khasiat bawang putih untuk penyakit kanker.
7. Menjaga kesehatan otak
Mengkonsumsi bawang putih dinilai mampu mengurangi peradangan otak yang disebabkan oleh stres oksidatif. Bawang putih dapat membantu mencegah peradangan yang dapat merusak memori dan memperburuk fungsi otak dari waktu ke waktu.
Manfaat bawang putih untuk kesehatan anak
iStockPhoto/khosrork
8. Meredakan Batuk Anak
Selain manfaat bawang putih yang dapat menjaga kesehatan usus, manfaat lain bagi kesehatan anak adalah mengatasi gejala batuk yang dirasakan.
Anda bisa menambahkan beberapa bawang putih cincang atau yang diiris tipis pada makanan anak. Selain batuk, bawang putih juga dinilai mampu mengatasi gejala demam pada anak.
9. Meningkatkan Imun Tubuh Anak
Bawang putih diketahui dapat meningkatkan imun tubuh anak dengan merangsang sel-sel tubuh, seperti eosinofil, sel dendritik, sel pertahanan alami, dan limfosit. Selain itu, bawang putih juga bisa merangsang sekresi sitokin yang mampu meningkatkan metabolisme tubuh dan mencegah obesitas pada anak.
10. Menjaga Kesehatan Usus
Untuk mengatasi gangguan masalah usus pada anak, seperti radang usus, diare, hingga disentri, ayah dan bunda bisa menggunakan bawang putih yang kerap menjadi bumbu dapur.
Caranya sederhana yaitu dengan menambahkan bawang putih pada makanan anak. Selain itu, bawang putih juga dinilai mampu membunuh kuman atau cacing berbahaya pada usus tanpa mempengaruhi fungsi dan aktivitas mikroba yang berguna bagi usus.
11. Menjaga Kesehatan Jantung
Bawang putih membantu kamu menurunkan risiko kolesterol. Hal ini membuat kesehatan jantung akan terjaga dengan baik sejak dini.
Bawang putih juga memiliki kandungan nutrisi di dalamnya. Pada satu siung (3 gram) bawang putih mengandung vitamin B6, C, selenium, serat, kalsium, tembaga, kalium, fosfor, dan mangan.
Tentunya semakin banyak kandungan senyawa dan nutrisi dalam bawang putih, membuat bumbu dapur ini bermanfaat bagi kesehatan. Tidak hanya pada orang dewasa, tetapi juga termasuk pada anak-anak.
Meskipun bawang putih memiliki banyak manfaat dan aman untuk anak-anak, namun pastikan agar tidak mengkonsumsinya secara berlebihan. Sebab, terlalu banyak mengkonsumsi bawang putih juga dapat menyebabkan risiko diare pada anak. (Mzn)