news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

ilustrasi sakau.
Sumber :
  • Freepik/DCStudio

Irjen Teddy Minahasa Positif Narkoba, Ketahui Bahaya Sabu-sabu yang Bikin Candu

Irjen Teddy Minahasa diduga menjual 5 kg narkoba jenis sabu-sabu dan diketahui positif tes urine. Lalu, seberapa bahayakah efek sabu-sabu terhadap penggunanya?
Jumat, 14 Oktober 2022 - 16:18 WIB
Reporter:
Editor :

Parahnya, jika sudah sampai dalam tahap overdosis, sabu-sabu akan menyebabkan kejang-kejang, peningkatan suhu tubuh bahkan kematian.

Menyebabkan Penggunanya Sakau


Freepik/thongden_studio

Kecanduan atau ketergantungan terhadap sabu-sabu, menyebabkan penggunanya akan menemui fase yang disebut sakau, ketika pemakai kesulitan untuk mendapatkan akses narkoba tersebut.

Sakau secara umum diketahui sebagai gejala tubuh yang terjadi akibat pemberhentian pemakaian zat narkoba tertentu secara mendadak, atau akibat penurunan dosis sabu secara drastis sekaligus. Baik itu karena proses ingin berhenti atau karena kesulitan mendapatkan barangnya.

Melansir dari laman HelloSehat, orang yang sedang sakau akibat narkoba jenis sabu-sabu biasanya akan mengalami gejala emosional sebagai berikut:

  • Nafsu makan meninggi
  • Depresi (umumnya kebal terhadap pengobatan terkait)
  • Mood swing (mudah marah, perilaku berbahaya)
  • Kesulitan berkonsentrasi, miskin wawasan, dan proses penilaian buruk
  • Paranoid dan Psikosis (cenderung skizofrenia)
  • Halusinasi, merasa cemas dan gelisah
  • Tidur terlalu lama dan sering, terlalu nyenyak sulit dibangunkan, siklus tidur terganggu
  • Kecenderungan bunuh diri
  • Menarik diri (isolasi)
  • Emosi datar dan inaktivitas

Sedangkan untuk gejala fisik yang sering terjadi pada orang yang sakau sabu adalah:

  • Kulit pucat, kumal
  • Penampilan fisik berantakan
  • Pergerakan lambat
  • Kontak mata yang buruk
  • Berbicara terlalu halus
  • Sakit kepala
  • Kelelahan ekstrem
  • Badan ngilu

Umumnya, gejala sakau pemakai sabu-sabu dimulai dalam 1-2 hari setelah dosis terakhir dan bisa berlangsung hingga tiga bulan. Namun, lamanya proses gejala putus obat akan bervariasi tergantung seberapa banyak dan sering para pemakainya menggunakan obat. (Mzn)

 

Jangan lupa nonton dan subscribe YouTube tvOnenews.com:

Berita Terkait

1
2
Tampilkan Semua

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:41
01:15
01:16
01:29
10:52
04:13

Viral