news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Tesla Roadster bisa terbang.
Sumber :
  • Tesla/Handout via REUTERS

Melawan Hukum Fisika, Ternyata Begini Cara Tesla Roadster Terbang Ketika Berputar di Udara

Elon Musk resmi memperkenalkan Tesla Roadster pada Jumat (17/10/2026).
Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:45 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Elon Musk resmi memperkenalkan Tesla Roadster pada Jumat (17/10/2026). Mobil sport listrik ini menyedot perhatian ketika aksi terbangnya denngan cara melawan hukum fisika dipamerkan di SpaceX. 

Bak di film-film, Tesla Roadster memperlihatkan kemampuan ekstrem dengan aksi menanjak di jalan hingga akhirnya terbalik dan terbang sebelum mendarat dengan sempurna. 

Dilansir dari laman Car and Drive, Tesla ternyata mengandalkan teknologi tekanan udara dan sistem aerodinamika yang dikembangkan secara khusus.

Varian paling spektakuler dalam demonstrasi tersebut adalah Roadster Rocket yang menggunakan dua tabung tekanan berbahan karbon dengan kapasitas total 600 liter. Sistem tersebut mampu membawa sekitar 250 kilogram udara bertekanan tinggi dan menggantikan ruang kursi penumpang pada kendaraan.

Untuk membuat mobil terangkat dari permukaan, Tesla memasang 10 nozzle di berbagai bagian kendaraan yang bekerja seperti pendorong roket. 

Udara bertekanan tinggi disemburkan melalui nozzle tersebut sehingga Roadster dapat memperoleh dorongan ke atas, ke depan maupun melakukan gerakan rotasi secara terkontrol.

Menariknya, sistem tersebut tidak menggunakan bahan bakar roket konvensional. 

"Secara harfiah, mobil ini hanya akan mengembungkan dirinya sendiri, dan Anda bisa melakukan manuver ini kapan pun Anda mau," kata Elon Musk. 

Tak hanya aerodinamika, teknologi lain yang tak kalah menarik adalah sistem kipas penyedot udara di bagian bawah kendaraan. 

Mekanisme tersebut menciptakan tekanan negatif sehingga Roadster dapat menempel lebih kuat ke permukaan dan bahkan secara teori mampu tetap berada di lintasan terbalik.

Tesla menyebut sistem kipas dan sayap aktif mampu menghasilkan gaya tekan hingga dua kali bobot kendaraan ketika melaju sekitar 200 mil per jam. 

Pada kecepatan rendah, teknologi tersebut juga membantu meningkatkan cengkeraman ketika sistem aerodinamika konvensional belum menghasilkan downforce maksimal.

Roadster terbaru juga dibekali dua motor listrik di belakang dengan tenaga yang diklaim mencapai 1.500 horsepower. Dengan kombinasi sistem tersebut, varian Thrust diklaim mampu melesat dari 0 hingga 60 mil per jam dalam waktu kurang dari satu detik.

Meski terlihat seperti melanggar hukum fisika, teknologi Roadster sebenarnya memanfaatkan prinsip aerodinamika dan tekanan udara. 

Tantangan terbesar Tesla kini adalah membuktikan seluruh teknologi tersebut dapat bekerja secara aman dan konsisten ketika masuk ke tahap produksi.

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

04:56
08:50
02:47
06:54
06:16
06:20

Viral