news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

BYD dan Chery dikabarkan terjerat skandal subsidi mobil listrik di China..
Sumber :
  • BYD

Prancis dan Jerman Bikin Industri Mobil China Terancam?

Dorongan untuk memperkuat industri otomotif lokal muncul ketika produsen Mobil China semakin agresif memperluas pasar di Eropa.
Senin, 19 Oktober 2026 - 18:26 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Prancis dan Jerman mendorong penerapan kebijakan Made in Europe untuk menjaga daya saing industri otomotif Eropa dari gempuran produsen mobil China. Kedua negara mengusulkan agar dukungan pemerintah dan keuntungan dalam pengadaan publik dikaitkan dengan kewajiban produksi lokal. Mereka juga ingin mengubah ketentuan pengurangan emisi kendaraan yang ditargetkan berlaku pada 2035.

SCMP melaporkan pada Senin (19/10/2026), usulan tersebut masih memerlukan dukungan dari negara anggota Uni Eropa lainnya sebelum dapat diberlakukan. Perbedaan pandangan antara Prancis dan Jerman mengenai batasan produksi lokal juga menjadi salah satu persoalan yang harus diselesaikan.

Dorongan untuk memperkuat industri otomotif lokal muncul ketika produsen China semakin agresif memperluas pasar di Eropa. Mereka tidak lagi hanya mengandalkan mobil listrik dengan harga terjangkau, tetapi juga mulai membidik segmen premium yang selama ini menjadi kekuatan merek otomotif Eropa.

Persaingan tersebut terlihat dalam ajang Paris Motor Show 2026. Sejumlah produsen China memperkenalkan kendaraan listrik yang dilengkapi teknologi bantuan pengemudi, sistem pengisian daya cepat, serta fitur kenyamanan dan digital untuk bersaing dengan mobil premium Eropa.

Strategi Made in Europe

Melalui kebijakan Made in Europe, Prancis dan Jerman ingin mendorong perusahaan otomotif mempertahankan kegiatan manufaktur dan rantai pasok di kawasan Eropa. Pemerintah dapat mengaitkan insentif serta akses terhadap proyek pengadaan publik dengan pemenuhan persyaratan produksi lokal.

Kedua negara mengusulkan agar sektor otomotif masuk dalam cakupan kebijakan tersebut. Definisi produksi lokal yang dibahas mencakup kegiatan manufaktur di 27 negara anggota Uni Eropa. Negara mitra di luar blok itu, termasuk Inggris, juga berpeluang memperoleh akses apabila memenuhi persyaratan tertentu.

Inggris perlu memenuhi ketentuan mengenai hubungan timbal balik kebijakan, keselarasan aturan investasi, serta perlindungan perdagangan agar dapat masuk dalam kerangka tersebut.

Namun, Paris dan Berlin belum sepenuhnya sepakat mengenai batasan negara yang dapat dikategorikan sebagai bagian dari produksi Eropa. Prancis menginginkan definisi yang lebih ketat dengan mengutamakan barang yang diproduksi di wilayah Uni Eropa.

Sebaliknya, Jerman mendorong pendekatan yang lebih terbuka. Berlin ingin memberikan ruang bagi negara mitra yang memiliki hubungan industri dan perdagangan erat dengan Uni Eropa.

Berita Terkait

1
2 3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

04:39
09:03
08:41
04:56
08:50
02:47

Viral