- commons.wikimedia/Kontributorcommons
Karst Citatah Ada di Mana? Begini Cara Menuju Lokasi Syuting Lisa BLACKPINK dan Harga Tiketnya
tvOnenews.com - Kawasan Karst Citatah menjadi perbincangan publik setelah terungkap sebagai lokasi syuting film garapan Netflix berjudul Extraction: Tygo, yang dibintangi oleh Lisa BLACKPINK, Ma Dong Seok, dan Lee Jin-uk.
Film ini merupakan proyek kolaborasi besar antara industri perfilman Korea Selatan dan Hollywood yang mengambil sejumlah lokasi eksotis di Asia, termasuk Indonesia.
Kehebohan bermula ketika Delon Tio, co-produser film Tygo, mengunggah potongan gambar di akun Instagram pribadinya.
Dalam unggahan tersebut tampak panorama gunung batu kapur menjulang dengan sorotan sinar matahari keemasan yang menembus celah karst.
Tak heran jika unggahan itu langsung viral dan membuat banyak penggemar Lisa BLACKPINK penasaran di mana sebenarnya lokasi tersebut berada.
Secara geografis, Karst Citatah atau Stone Garden Citatah terletak di Desa Masigit, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.
Kawasan ini merupakan salah satu destinasi geowisata paling terkenal di Indonesia karena menyajikan pemandangan alam karst yang eksotis, lengkap dengan formasi bebatuan kapur besar yang berongga menyerupai terumbu karang.
Kawasan ini juga dikenal dengan nama Taman Batu Pasir Pawon dan menjadi bagian dari warisan geologi penting di Jawa Barat.
- Instagram/destinasibandung/alamsyahmpa
Dulunya, wilayah Citatah merupakan dasar laut pada masa Miosen, sekitar 20-30 juta tahun lalu.
Batuan kapur di sini terbentuk dari endapan organisme laut yang terangkat ke permukaan akibat aktivitas tektonik.
Fosil kerang dan terumbu karang yang ditemukan di antara batuan tersebut menjadi bukti ilmiah bahwa wilayah Bandung yang kini berada di ketinggian dulunya adalah laut dangkal tropis.
Selain nilai geologi, kawasan ini juga menyimpan jejak arkeologis penting.
Di bawah Stone Garden terdapat Gua Pawon, situs purbakala tempat ditemukannya fosil manusia purba berusia antara 7.300 hingga 9.500 tahun.
Fosil tersebut ditemukan bersama alat batu, tulang, serta sisa-sisa aktivitas manusia prasejarah, menandakan bahwa kawasan ini pernah menjadi tempat tinggal manusia zaman Mesolitikum.
Kini, Karst Citatah tidak hanya dikenal sebagai laboratorium alam untuk riset geologi dan arkeologi, tetapi juga sebagai destinasi wisata alam populer.
Lanskap bebatuannya yang unik menjadikan kawasan ini favorit fotografer, pasangan yang hendak melakukan sesi prewedding, hingga produser film dan video musik.
Pemandangan matahari terbit dari puncak karst kerap menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang ingin menikmati keindahan Bandung Barat dari ketinggian.
Bagi yang ingin berkunjung, lokasi Karst Citatah dapat dijangkau dengan cukup mudah.
Dari pusat Kota Bandung, jaraknya sekitar 25 kilometer ke arah barat, dengan waktu tempuh kurang lebih 45 menit menggunakan kendaraan pribadi.
Rute tercepat adalah melalui Jalan Raya Padalarang-Rajamandala.
Sementara untuk pengunjung yang datang dengan transportasi umum, bisa naik kereta menuju Padalarang, lalu melanjutkan perjalanan menuju kawasan wisata Desa Masigit.
Objek wisata Stone Garden Citatah buka setiap hari mulai pukul 08.00-17.00 WIB.
Harga tiket masuknya relatif terjangkau, yakni sekitar Rp14.000 per orang untuk wisatawan lokal dan Rp25.000 bagi wisatawan mancanegara.
Pengunjung juga perlu menyiapkan biaya parkir kendaraan sekitar Rp5.000-7.000, tergantung jenis kendaraan yang digunakan.
Namun, sejak akhir Desember 2025 lalu, kawasan wisata ini sempat ditutup sementara demi proses produksi film Extraction: Tygo.
Hal ini dikonfirmasi langsung oleh Ikbal Kamal Pasya, pengelola Karst Citatah.
“Destinasi kami tutup dari 27 Desember 2025 sampai 28 Januari 2026 untuk kebutuhan persiapan dan penataan area destinasi sesuai kebutuhan produksi film. Setup area sepenuhnya dilakukan oleh tim produksi, kami enggak ada keterlibatan langsung,” ujar Ikbal dilansir dari DetikJabar.
Usai produksi selesai, kawasan ini dijadwalkan kembali dibuka untuk umum sehingga wisatawan bisa kembali menikmati pesona alam purba Karst Citatah.