- Reuters/Patipat Janthong
Media Vietnam Tak Habis Pikir, Jumlah Korban Jiwa Kini 191 Orang Akibat Tragedi Festival Songkran Thailand
Untuk insiden mengemudi mabuk, Chiang Mai mencatat bagian ini paling tinggi dengan hitungan 651 kasus. Kemudian, Samut Prakan 317 kasus hingga Nonthaburi 266 kasus.
Pemerintah Thailand Perketat Kemeriahan Festival Songkran
Pemerintah setempat pun tidak tinggal diam menyikapi insiden dalam perayaan festival ini. Pemerintah menginstruksikan otoritas di Bangkok memperketat penegakan hukum.
Penegakan ini setidaknya menyasar pada area wisata. Kemudian, hal tersebut juga harus menyasar pada zona bermain air sebagai pusat keramaian festival Songkran.
Otoritas wajib melakukan pengendalian konsumsi alkohol. Hal ini sebagai upaya menekan angka kecelakaan yang kian terjadi setiap tahunnya.
Karena alkohol menjadi salah satu sumber kecelakaan, pemerintah membatasi penjualan minuman mengandung alkohol. Pemerintah juga membentuk larangan total untuk individu yang masih belum mencapai usia 20 tahun.
Pemerintah akan memperluas pengawasan terhadap penjual, fasilitator, orang tua atau wali. Sebab, mereka disebut sebagai pihak yang terlibat dalam kasus pengemudi di bawah umur.
Diketahui, Festival Songkran Thailand 2026 berlangsung sejak Senin kemarin. Namun jumlah wisatawan sudah terlihat melonjak sejak 10 April 2026.
Secara tradisional, festival ini berlangsung selama sepekan. Tingkat intensitasnya dapat memantik turis hingga wisatawan mancanegara mendatangi Thailand untuk memeriahkan perayaan Songkran.
Bangkok Post melaporkan lebih dari 650 ribu orang memadati sepanjang hampir 2 kilometer jalan. Hal itu terlihat dari Sala Daeng menuju Nararom dari 10-13 April 2026.
Sementara, hari terakhir Songkran menunjukkan jumlah pengunjung semakin tinggi karena bertambah lebih dari 252 ribu orang.
Sayangnya di balik kemeriahan dan kepopuleran Songkran sebagai ikon pariwisata Thailand, Songkran sudah dijuluki "tujuh hari berbahaya" yang ditetapkan pemerintah dari satu dekade lalu.
Dengan adanya istilah ini, Songkran juga menggambarkan betapa tingginya angka kecelakaan lalu lintas. Jika dibandingkan pada 2025 lalu, perayaan Songkran memakan korban sebanyak 253 jiwa. Jumlah tersebut menjadi bukti bahwa keselamatan di jalan masih masuk isu krusial yang belum sempurna ditangani oleh pemerintah.
(hap)