- Tangkapan layar YouTube Denny Darko
Denny Darko Terawang Anies Baswedan Bakal Kalah di Pilpres 2024, Tapi Akan Tetap Jadi Presiden di Tahun ini
Kartu tarot Denny Darko juga menunjukkan bahwa Anies Baswedan bagaikan gambaran Prabowo Subianto zaman dahulu.
“Pak Prabowo ini adalah pilihan yang penting bukan Jokowi. Jadi saat Pak Prabowo ada, Pak Prabowo ini tempat untuk berkumpulnya orang-orang yang anti dengan Jokowi, tapi belum tentu mereka ini mencintai Pak Prabowo. Nah, Mas Anies pun memiliki dilema yang sama,” ungkap Denny Darko.
“Banyak orang yang memang mendukung beliau ini secara personal, tapi banyak juga yang sebenarnya orang-orang ini bukan mengagumi atau mendukung Mas Anies. Tapi mereka ini adalah orang-orang yang anti Pak Jokowi,” tambah Denny Darko.
Dengan kata lain keberadaan Anies Baswedan hanya dipilih sekadar sebagai opsi saja, menurut Denny Darko berdasarkan kartu tarotnya. Denny Darko juga meramalkan bahwa kemungkinan besar nasib Anies Baswedan mirip dengan Prabowo Subianto.
Elektabilitas naik bisa disimpan untuk Pemilu 2029
Kartu tarot selanjutnya menunjukkan bahwa elektabilitas dan popularitas Anies Baswedan kemungkinan naik. Namun hal ini bisa disimpan untuk persiapan pemilu selanjutnya.
“Kalaupun di sini popularitas dan elektabilitasnya ini naik maka mungkin tidak untuk saat ini, tapi bisa disimpan untuk pemilu di yang berikutnya nanti,” jelas Denny Darko.
Terlebih, dalam pemilu kali ini partai yang mengusung Anies Baswedan bukanlah partai di mana ia menjadi kadernya.
“Pak Prabowo aja yang seorang ketum partai itu sulit, apalagi Anies Baswedan?” jelas Denny Darko.
Ganjar Pranowo lawan yang sulit
Kartu keempat yang didapatkan oleh Denny Darko menunjukkan bahwa Ganjar Pranowo, jika dirinya mencalonkan diri, merupakan lawan yang sulit. Hal ini karena posisi Ganjar yang masih menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah hingga sekarang.
Terlebih Ganjar Pranowo didukung oleh Joko Widodo, sehingga hingga Februari 2024 nantinya akan ada banyak hal yang bisa terjadi menurut Denny Darko.
“Maka saya lihat bahwa peperangannya ini tidak akan seimbang. Maka apapun yang dilakukan Mas Anies ini hanyalah sebuah celengan kalau wong Jowo bilang untuk apa yang akan dilakukan beliau di 2029 nanti,” terang Denny Darko.