- Kolase tvOnenews.com
Sikap Lepas Tanggung Jawab Ayah dan Ibu Kandung Betrand Peto Menyisakan Trauma yang Mengakar Bagi Onyo, Sarwendah dan Ruben Onsu Bersitegas: Tidak perlu lagi..
tvOnenews.com - Melalui tayangan YouTube The Onsu Family, Ruben Onsu bersama Sarwendah dan Betrand Peto, hadirkan kedua orang tua kandung Onyo, Ferdy Peto dan Mama Vivi.
Dalam video yang telah diunggah tiga tahun lalu itu, Ruben Onsu bermaksud menghadirkan kedua orang tua Betrand untuk menyelesaikan permasalah di antara Onyo dan Mamak-Bapaknya.
Kedua orang tua kandung Betrand Peto mengaku merasa menyesal atas kejadian di masa lalu yang harus dialami anak pertamanya itu. Ruben Onsu dan Sarwendah beri tanggapan.
Terlebih dahulu obrolan membahas seputar kesalahpahaman hak asuh antara kedua orang tua Onyo dan nenek-kakeknya.
Onyo mengaku heran dengan apa yang terjadi di masa kecilnya, benarkah ia dibuang begitu saja oleh kedua orang tuanya.
Kolase foto Ruben Onsu, Betrand Peto, dan Mama Vivi. Sumber: kolase tim tvOnenews
Dengan cepat Ferdy Peto dan Mama Vivi berikan penjelasan bahwa keduanya tak pernah berniat untuk membesarkan Betrand dengan bantuan orang lain, tapi karena faktor keuangan, keduanya dengan terpaksa mengirim Betrand ke rumah kakek dan neneknya.
Setelah beberapa menit meluruskan kesalahpahaman, akhirnya ditemukan benang merah antara ketiganya dan Ruben Onsu meminta Onyo untuk merelakan kenangan pahit masa lalunya.
"Tidak perlu lagi Onyo melihat masa lalu Onyo lagi sebenarnya, harusnya Onyo sudah hidup di masa depan, tapi ini harus dipertemukan, supaya hubungan bapak, ibu, Onyo (menjadi baik)," ucap Ruben dilansir dari YouTube The Onsu Family pada Rabu (4/9/2024).
Kemudian, Ayah Betrand Peto, Ferdy Peto mengungkapkan permintaan maaf atas masa lalu yang terjadi dan memberi luka lama bagi Betrand Peto.
Dengan ketulusan hati terdalam, Ferdy Peto sampaikan permintaan maaf yang begitu haru soal perilakunya terhadap Onyo serta keluarganya.
"Saya selaku bapak menyampaikan mohon maaf untuk semua kekurangan Bapak, yang sejak Onyo ada dan bersama dengan Bapak NTT banyak kenangan-kenangan pahit yang Onyo alami dari perilaku bapak," ucap Ferdy Peto.
Ferdy Peto mengaku siap menanggung dan menerima semua beban dan rasa bersalah atas anaknya yang pernah ia lakukan di masa lalu.
"Saya siap menerima itu, Onyo punya hak untuk marah ke bapak, punya hak untuk benci bapak, karena bapak salah besar," lirihnya.
Ayah kandung Betrand Peto terus terang merasa gagal dalam mendidik dan mengurus Onyo.
"Hati bapak membatu, pikiran bapak juga membatu untuk bisa berbagi cinta yang pas untuk ketiga anak-anak saya," jujur Ferdy.
Bagi Ferdy, perlakuannya di masa lalu diakui menjadi dosa besar untuknya karena telah menelantarkan Betrand di masa kecilnya.
"Dosa saya yang paling besar saya itu ketika saya kata kasarnya buang Onyo di Oma-Opa, saya tidak sempurna untuk mencintai selayaknya seoarang bapak," ungkapnya.
Kemudian, Ibu Betrand Peto atau yang dikenal Mama Vivi juga turut sampaikan permohonan maaf.
"Mama juga minta maaf atas segalanya yang sudah setelah Onyo sama sama Mama, mama lebih banyak kekurangan, karena mama tidak adil dalam mengurus Onyo, dalam membagi kasih sayang," ungkap Mama Vivi.
Jeritan hati sang ibunda diluapkan di depan Onyo dan kedua orang tua angkatnya, Ruben Onsu dan Sarwendah.
"Mama minta maaf. Kenangan ini biar mama simpan, Onyo mau benci mama, mau tidak peduli dengan Mama itu hak nya Onyo," ungkap Mama Vivi sambil berlinangan air mata.
Meski keindahan asuhan orang tua di masa kecil tidak Betrand dapatkan, namun Mama Vivi mengaku rasa cinta dan kepeduliannya terhadap Onyo sangatlah besar.
"Onyo tetap anak mama, Mama mencintai Onyo menyayangi Onyo walau caranya salah, menurut Onyo tapi itu kekurangan mama," tambahnya.
Menanggapi kedua orang tua nya yang sudah menyesali perbuatan dan memohon penerimaan maafnya, Onyo sampaikan hal ini.
"Buat bapak sama mama ya Onyo maafin, dan Onyo tadi mohon maaf kalau Onyo salah ngomong sama ke bapak ke mama," ungkap Betrand.
"Pengin bapak sama mamak sudah nggak ada saling musuh-musuhan, abis cerita ini gak ada lagi cerita-cerita lain," sambungnya.
Sarwendah ikut mengingatkan kepada Betrand Peto untuk tetap menyayangi dan menghormati orang tua kandungnya, dan jangan sampai kenangan pahit masa lalunya ia lakukan ke orang lain.
"Jadi bukan berarti Onyo membenci melupakan, kalau kenangan namanya silsilah itu tidak akan bisa dihilangkan," jelas Sarwendah.
Ruben Onsu mengklarifikasi bahwa dengan adanya podcast ini, sebagai bentuk komunikasi baik sebagai orang tua kandung maupun asuhnya Betrand Peto yang sama-sama ingin membesarkan Onyo dengan penuh kasih sayang.
(asl)